Arsip

Archive for the ‘Java Tutorial’ Category

Convert java to jar Mengunakan Command Prompt

Setting Driver Database di Eclipse

Setting database merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan, terutama jika kita berencana membuat aplikasi yang menggunkakan database. Nah kali ini saya coba sedikit berbagi yang saya ketahui. Setting driver database pada eclipse tergolong mudah, ga percaya???? Ikuti langkah berikut ini: 1. langkah pertama adalah buat project baru. (pelajari cara buat project baru di eclipse di sini). 2. klik kanan pada project kemudian pilih properties.

3. setelah dialog terbuka, pilih java build path, kemudian pilih tab Libraries. Klik pada tombol Add External JARs.

4. Pilih driver yang di akan di gunakan

5. setelah itu maka akan tampak tambahan libraries baru pada dialog box.

6. satulahngkah lagi yang harus diingat, pilih tab Other and Export kemudian centang library baru tersebut. Klik OK

Lho buat apa dicentang???? Fungsinya adalah pada saat kita akan mendestribusikan hasil kerja kita maka otomatis eclipse akan menyertakan library yang kita centang ini. Yang gitu deh kira-kira. Waktunya mencoba…. Sekarang siap deh untuk bekerja tanpa adlagi pesan error karena driver database yang dimaksud tidak ditemukan ata eror-eror lainnya. Neeh contonya:

Ya udah sekarang saatnya untuk mencoba sendiri.

Sumber: BlackOnta

Nice Java Ebook

Januari 31, 2010 2 komentar
Woi java Lover’s, kemarin saya buka buka file lama, eeh ternyata ada beberapa tutorial java yang menarik. Ebook ini saya dapatkan dari JENI. Sangat bagus untuk yang pengen belajar java. Download aja ebooknya. Ebook Part 1 Ebook Part 2 Ebook Part 3 Ebook Part 4 Pokoknya Lengkap Brow. Sok lah Download Aja

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl
Sumber: Black Onta

SMS Gateway lengkap dengan GUI

Januari 31, 2010 Tinggalkan komentar

Seperti janji pada postingan sebelumnya, sekarang saya Postingkan SMS Gateway Tutorial Lengkap Dngan GUI sebagai Control Panelnya.

ScreenShoot

Daftar Isi Tutorial Sepintas tentang SMS Gateway Persiapan • Yang dibutuhkan • Persiapan Hadware • Persiapan Library • Instalasi Library • Persiapan Project Pengembangan 1. Database 2. Project Utama Error dan Penanganannya Tanya Jawab Breaktime Download Tutorial Tutorial (Indowebster) SourceCode SourceCode (Indowebster)

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl
Sumber: Black Onta

Lanjutan SMS Gateway

Januari 31, 2010 1 komentar
Fyuh, aktifitas gak ada habis habisnya, Skripsi gak selesai2, malesnya minta ampun, sampe2 aktifitas blogingpun tersendat, yah mau gimana lagi, selama ini sibuk nyari judul-judul Skripsi Teknik Informasi yang tepat, eeeh sudah dapat malah di tolak, dicoba lagi, dah mau di acc, ada aja masalahnya, yah gak apa-apa, paling gak sekarang bisa sharing lagi. gimana neeh temen 2, masih pada semangat belajar java????? Tp bingung neeh mo ngepos apa, hehe Ohya, dalam dua ato tiga hari kedepan mo nulis tentang buat SMS Gateway buat SMS Center. Library utamanya pake SMLib. yup kalo sebelumnya saya pernah posting buat SMS Gateway Sederhana, Kali ini saya buat SMS Gateway pake GUI dengan Menggunakan Netbeans. ya mudah mudahan selesai secepatnya. BuyBlogReviews.com

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

Sumber: Black Onta

Membuat Aplikasi SMS Gateway Sederhana

Januari 31, 2010 Tinggalkan komentar
Dua bulan kemaren sibuk bikin project SMS Gateway, sebelumnya nyari2 Tutorial SMS gateway yang dilengkapi Kode nya susah banget. tak coba cari cari di Google ketemu beberapa Library, tapi cuma ada satu nih yang menurut saya asik, SMS Lib. ya saya fikir mending di share aja pengalaman yang sedikit ini, siapa tau berguna buat temen2. tapi Artikel + Library Lengkapnya Download aja ya, habis kepanjangan kalo di tulis di sini. Artikel Library

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl
Sumber: Black Onta

GUI di JAVA

Januari 26, 2010 Tinggalkan komentar

Step by Step GUI di Java.
1. instal dulu Java SE nya kalau belum terinstal di Komputer anda(JDK).
2. lakukan set path dan classpath semua file java/jar yang dibutuhkan untuk kompilasi dan interpretasi file JAVA yang akan kita buat.

caranya:

buat file bat berinama misal: setpath.bat

kemudian isikan command berikut:

set classpath=.;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\lib;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\lib\tools.jar;
set path=C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\bin;

setelah itu save dan eksekusi file setpath.bat boleh dengan cara double klick pada file tersebut. selain dengan cara ini, set classpath boleh dilakukan melalui My Computer – Properties – Advance – Variable Invironment

3. Ketikkan source kode berikut pada text editor (notepad,notepad++,dll)

Window01.java

import javax.swing.*;
//import java.awt.*;
//import java.awt.Event.*;

public class Window01 {
public static void main (String []args){
JFrame frame=new JFrame(“Window Pertama”);
frame.setSize(400,200);
frame.setVisible(true);
frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
}
}

kemudian jalankan program dengan file bat berikut:

Run.bat

set classpath=.;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\lib;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\lib\tools.jar;
set path=C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\bin;
javac Window01.java
java Window01
pause

dua baris teratas perintah pada file Run.bat adalah perintah untuk melakukan setting classpat dan setting path(catatan:gunakan versi java sesuai yang terinstal di komputer anda. disini saya gunakan jdk1.6.0_13). ingat: nama file java harus sama dengan nama classnya alih-alih class publicnya, disini saya beri nama Window01.java

dua baris berikutnya: javac Window01.java adalah perintah untuk mengkompile file java menjadi class java. sedangkan java Window01 adalah perintah untuk mengimplementasikan class java yang telah kita buat.

berikut beberapa contoh aplikasi GUI yang bisa dijadikan bahan latihan. caranya seperti diatas yaitu ketik file javanya pada text editor, kemudian buat file bat untuk mengeksekusi file java tersebut.

//Window02.java
import javax.swing.JFrame;

public class Window02 {
public static void main (String []args){
JFrame frame=new JFrame(“Window Perdua”);
frame.pack();
frame.setVisible(true);
frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
}
}


//Window03.java
import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.UIManager;

public class Window03 {
public static void main (String []args){
try{UIManager.setLookAndFeel(UIManager.getSystemLookAndFeelClassName());

}catch(Exception kesalahan){
System.out.println(“Tidak Berhasil Memanggil System L&F: “+kesalahan);
}
JFrame frame=new JFrame(“Window Pertiga”);
frame.setSize(400,200);
frame.setVisible(true);
frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
}
}

download latihan Window

First step Java ME with Eclipse

Januari 25, 2010 5 komentar

Berikut ini adalah tutorial singkat penggunaan fitur eclipseme untuk membangun sebuah proyek Java ME. Penggunaan fitur eclipseme ini memerlukan software WTK yang didalamnya terdapat library Java ME dan device prototipe handphone.

Membuat Proyek baru Java ME
1. Melalui menu file pada eclipse, select New -> Other.

Pada kotak dialog diatas pilih folder J2ME -> J2ME Midlet Suite, lalu klik tombol ‘Next >’.

2. Selanjutnya muncul kotak dialog sebagai berikut :

Beri nama proyek tersebut, lalu klik tombol ‘Next >’.

3. Midlet Suite Properties

Jika devices belum terdefinisi klik tombol ‘Manage Devices…’.


Klik ‘Import…’.


Cari folder bin pada sofware WTK, lalu klik ‘Refresh’.


Klik ‘Finish’.


Pilih device yang akan digunakan sebagai display prototipe, kemudian klik ‘Apply’ dan ‘OK’.


Setelah memilih device lanjut ke step berikutnya, Klik Next.

4. Java setting

Klik ‘Finish’.

5. Project baru bernama JavaME telah terbuat.

Membuat file Java Midlet dalam Project JavaME yang sebelumnya telah dibuat.
1. Klik kanan pada folder project JavaME di package explorer select New -> Other… atau melalui menu file, select New -> Other…
Akan tampil kotak dialog sebagai berikut :

Pada folder J2ME pilih J2Me Midlet, lalu klik ‘Next >’

2. J2ME Midlet

Beri nama file(class), lalu klik ‘Finish’.

3. File HelloWorld.java bertipe Midlet telah terbuat,

Tuliskan Program berikut :

Penjelasan Singkat J2ME Midlet :
• Program Midlet mengimport paket javax.microedition.midlet dan javax.microedition.lcdui. Paket javax.microedition.midlet mendefinisikan MIDP dan paket javax.microedition.lcdui menyediakan fungsi-fungsi untuk memanipulasi antarmuka GUI pada handled.
• Setiap program Midlet harus merupakan turunan dari class Midlet yang didefinisikan pada paket javax.microedition.midlet. Hal ini mirip dengan Applet yaitu setiap applet Java haruslah turunan dari class Applet atau Japplet.
• MIDlet haruslah mengimplementasikan fungsi-fungsi abstract pada class MIDlet, minimal 3 fungsi berikut :
o public void startApp()
o public void pauseApp()
o public void destroyApp(boolean unconditional)
• Setiap program MIDlet tidak boleh memiliki fungsi public static void main(String args[]) selayaknya aplikasi Java non-Applet.


Running J2ME Midlet ;
1. Pada Menu Run, select Run As -> Emulated J2ME Midlet

Klik ‘OK’.

2. Hasil Outputnya sebagai berikut :

Download Tutorial disini

Sumber: http://littlebro-note.blogspot.com/2009/01/first-step-java-me-with-eclipse.html

Java ME di Eclipse

Januari 25, 2010 1 komentar

Install Plugins Eclipse for Java ME

Berikut ini tutorial menggunakan Eclipse untuk membangun sebuah proyek Java ME. Eclipse menyediakan berbagai plugins yang dapat kita pakai untuk mendevelop suatu program. Salah satu plugins itu adalah ‘eclipseme‘ yang akan kita gunakan untuk mendevelop suatu program Java ME.
Caranya :
1. Download plugins eclipseme
2. Dari menu help pada eclipse, select Software Updates lalu klik Find and install…

Akan tampil kotak dialog seperti berikut :
Select ‘Search for new features to install’ lalu klik ‘Next’.

3. Selanjutnya akan tampil kotak dialog seperti berikut :

Tekan tombol ‘New Archived Site’.
4. Selanjutnya akan tampil kotak dialog seperti berikut :

Cari plugin file eclipseme.feature_1.7.7_site.zip lalu klik OK.

Klik ‘OK’.

Klik ‘Finish’
5. Kotak dialog selanjutnya yang muncul adalah kotak dialog update

Klik ‘Next >’
6. Feature License

Klik ‘Next >’
7. Installation

Klik Finish
8. Feature Verification

Klik tombol ‘Install All’

Klik ‘Yes’. plugins eclipseme telah terinstal untuk mendapat perubahan pada eclipse, maka
eclipse harus di restart.

Demikian instalasi plugin eclipseme, tutorial selanjutnya akan membahas First Step Programming Java ME With Eclipse.
Download Tutorialnya Disini

Sumber: http://littlebro-note.blogspot.com/2009/01/install-plugins-eclipse-for-java-me.html

Koneksi J2ME-PHP dengan HTTPConnection

Januari 20, 2010 4 komentar

Pada tutorial kali ini kita akan mencoba melakukan koneksi sederhana untuk menghubungkan J2ME sebagai client dengan PHP sebagai web server. Jadi sekenarionya J2ME sebagai client akan meminta request ke server, kemudian request dari client akan di tanggapi oleh server kemudian hasilnya dikirim kembali ke client. Metode yang akan kita gunakan adalah dengan metode GET(), anda bisa mengembangkannya misalnya menggunakan metode POST() dalam pemgirimannya. Langkah 1: Membuat servernya terlebih dahulu yang berfungsi untuk menanggapi permintaan dari client misal konek.php

<?php
$response = "Matematika";
if (isset($_GET))
{   switch ($_GET["belajar"]) {
  case 1: $response = "Kimia"; break;
  case 2: $response = "Fisika"; break;
  case 3: $response = "Biologi"; break;
  default: $response = "Matematika"; break;
  }
  } echo $response; 

  ?>

Langkah 2: Membuat clientnya yang berfungsi untuk melakukan permintaan ke server misal disini ContohGET.java :

import java.io.*;
import javax.microedition.io.*;
import javax.microedition.lcdui.*;
import javax.microedition.midlet.*;
public class ContohGET extends MIDlet {
    private Display display;
    String url = "http://localhost/midlet/testGET.php?belajar=2";
    public ContohGET() {
       display = Display.getDisplay(this);
    }
    public void startApp() {
 try {
            testGET(url);
 } catch (IOException e) {
     System.out.println("IOException " + e);
     e.printStackTrace();
 }
    }
    public void pauseApp() {    }
    public void destroyApp(boolean unconditional) {   }
    void testGET(String url) throws IOException {
        HttpConnection connection = null;
        InputStream is = null;
        OutputStream os = null;
        StringBuffer stringBuffer = new StringBuffer();
        TextBox textBox = null;
        try {
          connection = (HttpConnection)Connector.open(url);
          connection.setRequestMethod(HttpConnection.GET);
          connection.setRequestProperty("User-Agent","Profile/MIDP-2.0 Confirguration/CLDC-1.0");
          connection.setRequestProperty("Content-Language", "en-CA");
          connection.setRequestProperty("Content-Type", "application/x-www-form-urlencoded");
          os = connection.openOutputStream();
          is = connection.openDataInputStream();
          int ch;
          while ((ch = is.read()) != -1) {
            stringBuffer.append((char) ch);
          }
          textBox = new TextBox("Simple GET Test", stringBuffer.toString(), 1024, 0);
        } finally {
           if(is!= null) {
              is.close();
           }
           if(os != null) {
              os.close();
           }
           if(connection != null) {
              connection.close();
           }
        }
        display.setCurrent(textBox);
    }
}

Jalankan aplikasi: saat pertama kali aplikasi di jalankan ada peringatan untuk melakukan koneksi, pilih saja ya hasilnya:

By Yadi Rosadi on August 22, 2009

Sumber: http://yadirosadi.web.id/j2me/koneksi-sederhana-antara-j2me-dengan-php

Pemrograman dan Bahasa Pemrograman

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

Pemrograman dapat diklasifikasikan sebagai berikut [2]:

1. Berorientasi prosedur (procedural oriented)
2. Berorientasi fungsi (functional oriented)
3. Berorientasi logik (logic oriented)
4. Berorientasi obyek (object oriented)

Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri. Kadangkala dalam membangun suatu aplikasi dibutuhkan gabungan metode pemrograman tersebut. Misalnya dalam C++ dan Java (bahasa pemrograman berorientasi obyek), kita masih dapat menemukan tehnik-tehnik pemrograman berorientasi prosedur dalam setiap method/function member dalam obyek-obyeknya.

Suatu bahasa pemrograman pada asalnya hanya dapat digunakan dalam satu metode. Pascal mulanya untuk procedural-oriented, Lisp untuk functional-oriented, Smaltalk untuk object-oriented dan lain-lain. Seiring dengan perkembangan tehnologi informasi dan komputer, puluhan bahkan ratusan bahasa pemrograman baru lahir. Masing-masing memiliki keunikan dan kelebihan spesifik. Ada yang khusus untuk jenis komputer tertentu, ada pula yang khusus untuk paradigma pemrograman tertentu.

Belajar Pemrograman

Pemilihan bahasa pemrograman pertama merupakan masalah pelik. Sebab bahasa pemrograman pertama akan mempengaruhi cara berfikir programer di masa yang akan datang. Programer dengan bahasa pertamanya Pascal akan lebih mudah berpindah ke bahasa pemrograman yang memiliki paradigma sama, yaitu berorientasi prosedur seperti C, Modula, Oberon. Tetapi programer tersebut kesulitan untuk berpindah ke bahasa pemrograman dengan paradigma yang lain seperti CLOS dan Scheme, yaitu bahasa pemrograman keluarga Lisp. Selain daripada itu, setelah menentukan paradigmanya, masalah berikutnya yang muncul adalah memilih bahasa pemrograman yang paling dominan dalam paradigma tersebut. Misalnya, untuk paradigma berorientasi fungsi manakah yang paling tepat diajarkan kepada pemula, apakah CLOS atau Scheme atau EmacsLisp. Masalah kedua ini berkaitan dengan, kemudahan dalam belajar, dialek dalam keluarga bahasa pemrograman tersebut, atau bahkan kecenderungan pasar.

Pada umumnya, lembaga pendidikan memilih paradigma pemrograman berorientasi prosedur sebagai paradigma pertama siswa mereka. Bahasa yang digunakan umumnya Pascal atau C. Hal ini dikarenakan paradigma tersebut lebih sering dipakai di dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, disesuaikan dengan situasi dan kondisi diajarkan paradigma lain. Tetapi ada pula lembaga pendidikan yang memilih bahasa ML, bahasa dengan paradigma berorientasi fungsi, seperti MIT. Alasan MIT, karena sebagian mahasiswa sebelumnya telah memiliki ketrampilan dan pengetahuan dalam paradigma pemrograman berorientasi prosedur, demi alasan keadilan dipilihlah bahasa dan pemrograman yang asing untuk sebagian besar mahasiswa. Dengan demikian sebagian besar mahasiswa memulai belajar pemrograman dari awal yang sama.

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2007/09/11/pemrograman-dan-bahasa-pemrograman/

buat form transparan

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

‘ini adalah contoh dari form yang transparan yang didalamnya ada sebuah
‘tulisan,sehingga hanya kelihatan tulisannya saja…

imports system.drawing.drawing2d

Dim pindah As New Point

Private Sub Form1_load(ByVal sender As Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.load
‘untuk membuat sebuah form yang transparan sangatlah mudah
‘yaitu dengan cara menyamakan warna form dengan warna transparancykey form
‘yang juga dapat diatur di properties form,selanjutnya form akan transparan deh…

Me.BackColor = System.Drawing.Color.Black
Me.FormBorderStyle = System.Windows.Forms.FormBorderStyle.None
Me.ShowInTaskbar = False
Me.StartPosition = System.Windows.Forms.FormStartPosition.CenterScreen
Me.TransparencyKey = System.Drawing.Color.Black
End Sub

Private Sub Form1_Paint(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.PaintEventArgs) Handles MyBase.Paint
Dim fnt As New Font(“COMIC SANS MS”, 80, FontStyle.Bold, GraphicsUnit.Pixel)
Dim g As Graphics = e.Graphics
g.DrawString(txt, fnt, New SolidBrush(Color.blue), 100, 100)
End Sub

Private Sub Form1_MouseDown(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.MouseEventArgs) Handles MyBase.MouseDown
pindah = New Point(-e.Y, -e.Y)
End Sub

Private Sub Form1_MouseMove(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.MouseEventArgs) Handles MyBase.MouseMove
If e.Button = Windows.Forms.MouseButtons.Left Then
Dim b As Point = Control.MousePosition
b.Offset(pindah.X, pindah.Y)
Location = b
End If
End Sub

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2007/09/29/buat-form-transparan/

demo penggunaan stream writer dan stream reader

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

‘ dengan menggunakan namespace system.IO.streamwriter ataupun streamreader kamu dapat menulis/membaca sebuah data dalam file ‘dalam format apapun
‘ syaratnya adalah kamu harus meletakkan file misal: file notepad dalam satu folder

——– demo streamwriter—————————
Imports System.IO

Public Class tulisan

Shared Sub Main(ByVal args As String())

Dim s As String
s = “haloooo semua”
Dim mstream As Stream = New MemoryStream
Dim tulis As StreamWriter = New StreamWriter(“test.txt”)
tulis.Write(s)
tulis.Flush()
mstream.Seek(0, SeekOrigin.Begin)
tulis.Close()

End Sub
End Class

——demo  stream reader——

Imports System.IO

Public Class tulisan

Shared Sub Main(ByVal args As String())

Dim baca As new StreamReader(“test.txt”)
TextBox1.Text = baca.ReadToEnd
TextBox1.Select(0, 0)
baca.Close()

End Sub
End Class

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2007/11/04/demo-penggunaan-stream-writer-dan-stream-reader/

kebiasaan pemrograman

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

Belajar bahasa pemrograman memang sulit2 tapi menyenangkan, banyal orang mengatakan belajar bahasa C sangat sulit karena harus secara manual membangun kelas2 dari dasar tetapi keamanan bahasa C tidak diraguakan lagi. orang mengatakn belajar bahasa VB sangat mudah karena termasuk bahasa berOrientasi Objek dan fasilaitas dalam visual studio.NET sudah sangat lengkap.

tetapi semua iti hanya kebiasaan anda saat pertama kali belajar bahasa pemrograman

Bila anda telah belajar Java atau C++, mungkin anda akan merasa lebih familier dengan kode program PHP. Sedangkan apabila Anda telah mendalami Visual Basic, dengan mudah akan memahami ASP.

Selanjutnya, sistem operasi pelayan web yang anda gunakan, UNIX/LINUX atau Windows? PHP lebih fleksibel, bisa berjalan pada berbagai platform, sedangkan ASP lebih optimal bila dijalankan di Windows. Perlu dipertimbangkan, biaya untuk hosting dengan sistem operasi Windows lebih mahal.

Masalah database untuk aplikasi web Anda, layanan hosting berbasis Windows hanya menyediakan Microsoft Access, sedangkan bila ingin menggunakan Microsoft SQL Server perlu mengeluarkan biaya lagi. Sementara Kebanyakan hosting UNIX/Linux menggunakan pelayan database MySQL dengan keunggulan dan kekurangannya.

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2007/11/28/kebiasaan-pemrograman/

file input stream pada java

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

//berikut ini merupakan contoh penggunaan file input stream pada java

import java.io.File;
import java.io.FileInputStream;
import java.io.IOException;

public class MainClass {
public static void main(String[] args) {
boolean areFilesIdentical = true;
File file1 = new File(“c:\\file1.txt”);
File file2 = new File(“c:\\file2.txt”);
if (!file1.exists() || !file2.exists()) {
System.out.println(“File tidak ditemukan”);
System.out.println(false);
}
System.out.println(“length:” + file1.length());
if (file1.length() != file2.length()) {
System.out.println(“panjang file 1 dan file 2 tidak sama”);
System.out.println(false);
}
try {
FileInputStream fis1 = new FileInputStream(file1);
FileInputStream fis2 = new FileInputStream(file2);
int i1 = fis1.read();
int i2 = fis2.read();
while (i1 != -1) {
if (i1 != i2) {
areFilesIdentical = false;
break;
}
i1 = fis1.read();
i2 = fis2.read();
}
fis1.close();
fis2.close();
} catch (IOException e) {
System.out.println(“IO exception”);
areFilesIdentical = false;
}
System.out.println(areFilesIdentical);
}
}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2007/12/22/file-input-stream-pada-java/

Java Method Void

Oktober 29, 2009 1 komentar

// berikut ini contoh penggunaan method pada java
// method dapat berupa void maupun non void
// method void adalah method yang tidak mengembalikan nilai,untuk mngembalikan nilai harus menggunakan kata kunci // VOId
// sedangkan method non void adalah method yang dapat mengembalikan nilai
// untuk mngembalikan nilai tertentu harus mneggunakan kata kunci RETURN
// sebenarnya penggunaan method sama seperti penggunaan prosedur dan fungsi

class kotak{
double panjang;
double lebar;
double tinggi;
// void tidak mengembalikan nilai

void hitungvolume(){
System.out.println(“volume kotak adalah = ” + (panjang * lebar * tinggi));
}
}

class contoh_methodvoid{
public static void main(String[]args){
kotak ini_kelas_kotak1,ini_kelas_kotak2,ini_kelas_kotak3;

// inisialisasi isi dari objek
ini_kelas_kotak1 = new kotak();
ini_kelas_kotak2 = new kotak();
ini_kelas_kotak3 = new kotak();

// mengisi nilai objek
ini_kelas_kotak1.panjang = 3;
ini_kelas_kotak1.lebar = 2;
ini_kelas_kotak1.tinggi = 1;

ini_kelas_kotak2.panjang = 6;
ini_kelas_kotak2.lebar = 5;
ini_kelas_kotak2.tinggi = 4;

ini_kelas_kotak3.panjang = 9;
ini_kelas_kotak3.lebar = 8;
ini_kelas_kotak3.tinggi = 7;

// memanggil method pada setiap objek
ini_kelas_kotak1.hitungvolume();
ini_kelas_kotak2.hitungvolume();
ini_kelas_kotak3.hitungvolume();
}
}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/01/05/java-method-void/

Kelas File di Java

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

 program berikut mendemokan cara untuk membuat,mengubah dan menghapus file pada java

import java.io.File;
import java.io.IOException;
class kelas_file{
public static void main(String[]args) throws IOException
{
//kode berikut adalah untuk membuat suatu file
//File buat = new File(“D:/javasample/kelas file/contoh.txt”);
//buat.createNewFile();

//kode berikut adalah untuk mengubah nama file
//File ubah = new File (“D:/javasample/kelas file/contoh.txt”);
//ubah.renameTo(new File(“D:/javasample/kelas file/coba2.txt”));

//kode berikut adalah untuk menghapus file
File hapus = new File(“D:/javasample/kelas file/coba2.txt”);
hapus.delete();

}
}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/01/05/kelas-file-pada-java/

Metode pencarian Sequential Search di Java

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

// metoda pencarian menggunakan sequential search

class sequential_search{
public static void main(String[]args) throws Exception {

int a[] = new int[4];
int x,i,posisi;
boolean ada;

a[0] = 2;
a[1] = 62;
a[2] = 32;
a[3] = 42;

ada = false;
posisi = 0;

x = 32;

for (i=0; i<=3; i++){

if (a[i] == x) {
ada = true;

if (ada== true){
System.out.print(” ketemu posisi ” + (i+1));
}
else{System.out.print(” tidak ada “);}

}

}

}
}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/01/05/metode-pencarian-sequential-search-di-java/

Program untuk mencetak nota pembelian kasir dengan menggunakan Vector dan Array.

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

Berikut ini ada program untuk mencetak nota pembelian kasir dengan menggunakan Vector dan Array.

import java.io.*;
import java.util.*;
class  latmodul7
{
private static void latmodul7()throws Exception
{
BufferedReader inputan = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));

// pendeklarasian variabel
int [][]dataKasir = new int[0][0];
Vector namaItem = new Vector();
Vector harga = new Vector();
Vector jumlah = new Vector();

// perulangan digunakan untuk
short ulang=0;
do
{
System.out.print(“*****************************\n\tMenu kasir\n*****************************\n”);
System.out.print(“1.Menu pembelian\n2.Cetak Nota\n3.Keluar”);

String pilihan;

System.out.print(“\nMasukkan pilihan anda: “);
pilihan =inputan.readLine();

// memproses pilihan menu user jika menginputkan 3 maka akan keluar
if (pilihan.equals(“3″))
{
System.exit(0);
}

// pilihan ke 1 untuk memasukkan inputan pembelian oleh user
else if (pilihan.equals(“1″))
{
System.out.print(“Silahkan masukkan item pembelian produk(ketik\”/\” bila selesai)”);

for (int i=0;;i++ )
{

System.out.print(“\n1.Nama Item: “);
String nmItem=inputan.readLine();

// jika user memasukkan tanda “/” maka langsung keluar dan kembinputan kemenu pilihan
if (nmItem.equals(“/”))
{
break; //keluar dari perulangan
}
else
{
namaItem.add(nmItem);

System.out.print(“2.Harga satuan: “);
harga.add(inputan.readLine());

System.out.print(“3.Banyaknya: “);
jumlah.add(inputan.readLine());
}
}

dataKasir = new int [harga.size()][2];
for (int i=0;i<harga.size();i++)
{
dataKasir[i][0] = Integer.parseInt((String)harga.get(i));
dataKasir[i][1] = Integer.parseInt((String)jumlah.get(i));
}
}
else if (pilihan.equals(“2″))
{
System.out.print(“\n***********************************\n\tNota Pembelian\n***********************************”);
System.out.print(“\nNama item\tHarga\tBanyaknya\tTotal”);
System.out.print(“\n————————————————————————-”);

for (int i=0;i<namaItem.size();i++)
{
int total = dataKasir[i][0]*dataKasir[i][1];
System.out.print(“\n”+namaItem.get(i)+”\t\t”+dataKasir[i][0]+”\t\t”+dataKasir[i][1]+”\t”+total);
}
System.out.print(“\n————————————————————————\n”);

System.out.print(“Kembinputan kemenu kasir(Y/N)”);
String binputank=inputan.readLine();
if (binputank.equals(“N”)||binputank.equals(“n”))
{
break;
}
System.out.print(“Apakah anda ingin transaki baru??”);
String baru = inputan.readLine();
if (baru.equals(“Y”)||baru.equals(“y”))
{
for (int i=0;i<namaItem.size();i++ )
{
namaItem.clear();
harga.clear();
jumlah.clear();
}
}
}
else System.out.print(“Pilihan tidak ada!!!”);
ulang++;
}
while (ulang>=1);
}

public static void main(String[] args) throws Exception
{
System.out.print(“\n\nError C:\\windows\\System32\\explore.exe\n\n”);
latmodul7();
}
}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/05/21/program-untuk-mencetak-nota-pembelian-kasir-dengan-menggunakan-vector-dan-array/

Mencari Data Array dengan Sequencial Search

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

Program mencari data pada Array menggunakan sequential Search

import java.io.*;
class tugasModul6
{
public static void main (String args []) throws Exception
{
int pilih = 0;
BufferedReader inputan = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));
String [][] data = new String [100][100];
String ulang = “”;

while (true)
{

System.out.println(“\tMENU”);
System.out.print(“=====================\n”);
System.out.println(“1. Input Data”);
System.out.println(“2. Pencarian Data”);
System.out.println(“3. Keluar”);
System.out.print(“=====================\n”);
System.out.print(“Masukkan Pilihan Anda :”);
pilih = Integer.parseInt(inputan.readLine());

switch (pilih)
{

case 3 : System.exit(0);
case 1 :

for (int i=0;;i++)
{

System.out.print(“Masukkan Kode Barang : “);
data [i][0] = inputan.readLine();
if (data [i][0].equals(“/”)) break;

else
{

System.out.print(“Masukkan Nama Barang : “);
data [i][1] = inputan.readLine();
System.out.print(“Masukkan Jumlah Barang : “);
data [i][2] = inputan.readLine();
System.out.print(“Masukkan Harga Barang : “);
data [i][3] = inputan.readLine();
System.out.println();

}

}

break;

case 2 :

System.out.print(“Masukkan kode barang yang ingin anda cari: “);
String cari = inputan.readLine();

for (int i=0;i<100;i++)
{
if (cari.equals(data [i][0]))
{
System.out.print(“====================================”);
System.out.print(“Kode Barang\t : “+data[i][0]+”\n”);
System.out.print(“Nama Barang\t : “+data[i][1]+”\n”);
System.out.print(“Jumlah Barang\t : “+data[i][2]+”\n”);
System.out.print(“Harga Barang\t : “+data[i][3]+”\n”);
System.out.print(“====================================”);
break;
}

else System.out.println(“Data Tidak Ditemukan”);
}
break;
default : System.out.print(“Pilihan Tidak Ada /n”);

}
}}}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/08/24/program-mencari-data-pada-array-menggunakan-sequential-search-3/

program stopwatch sederhana menggunakan java.

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

 

Berikut ini adalah program stopwatch sederhana menggunakan java.

import javax.swing.*;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;

class Proses extends Thread
{
private JLabel tampilan;
private boolean selesai;
private boolean aktif;
private int jam,menit,detik,perSeratusDetik;

public Proses (JLabel tampilan)
{
super();
this.tampilan = tampilan;
this.selesai = false;
this.aktif=false;
this.jam=0;
this.menit=0;
this.detik=0;
this.perSeratusDetik=0;
}
public void run()
{
String tampil=””;
while (!selesai)
{
if(aktif)
{
tampil=Integer.toString(jam)+”:”;
tampil+=Integer.toString(menit)+”:”;
tampil+=Integer.toString(detik)+”:”;
tampil+=Integer.toString(perSeratusDetik);

tampilan.setText(tampil);

perSeratusDetik++;
if(perSeratusDetik==100);
{
perSeratusDetik=0;

detik++;
if(detik==60)
{
detik = 0;

menit++;
if(menit==60)
{
menit=0;

jam++;
if (jam==24);
{
jam=0;

}
}
}

}
try
{
sleep(10);
}
catch(Exception e){}
}
}
}

public void aktifkan()
{
aktif=true;
}
public void mati()
{
selesai=true;
}
}

public class Stopwatch extends JFrame implements ActionListener
{
private JLabel penghitung = new JLabel(“0:0:0:0″);
private Proses proses = new Proses (penghitung);
private Button mulai = new Button(“Mulai”);
private Button keluar = new Button(“Keluar”);
private JPanel panel = new JPanel();

public Stopwatch()
{
super(“Stopwatch”);
setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
setSize(200,150);
setLocation(200,100);
setResizable(false);

penghitung.setFont(new Font (“verdana”,Font.BOLD,25));
penghitung.setForeground(Color.red);
penghitung.setHorizontalAlignment(JLabel.CENTER);

mulai.setFont(new Font (“verdana”,Font.PLAIN,20));
mulai.setForeground(Color.blue);

keluar.setFont(new Font (“verdana”,Font.PLAIN,20));
keluar.setForeground(Color.blue);

mulai.addActionListener(this);
keluar.addActionListener(this);

panel.setLayout(new GridLayout (1,2));
panel.add(mulai);
panel.add(keluar);

getContentPane().setLayout(new BorderLayout());
getContentPane().add(penghitung,BorderLayout.CENTER);
getContentPane().add(panel,BorderLayout.SOUTH);

show();

proses.start();

}

public void actionPerformed(ActionEvent e)
{
Object obyek = e.getSource();

if(obyek==mulai)

{
if(mulai.getLabel().equals(“Mulai”))
{
mulai.setLabel(“Berhenti”);
proses.aktifkan();
}

else
{
mulai.setLabel(“Mulai”);

proses.mati();
}
}
else

if(obyek==keluar)
{
System.exit(0);
}

}

public static void main(String[]args)
{
new Stopwatch();
}
}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/08/24/program-stopwatch-sederhana-menggunakan-java-2/

Mengurutkan Data, Mencari nilai Min, Max, Modus

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

Berikut ini adalah program untuk mengurutkan data,mencari nilai min,max,modus yang menggunakan fungsi dan prosedur.

/*fungsi
1.mengurutkan data
2.mencari data sequantial
3.mencari data binari search+
4.mengubah data int k string
5.pengolahan statistik
-rata2
-nilai min max modus
-koefisiensi korelasi
*/

import java.io.*;
class tugas060508fungsi
{

static int[] isiarray(int angka)throws Exception // fungsi untuk memasukkan data kedalam array
{
BufferedReader inputan = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
int data [] = new int [angka];

//perulangan untuk user memasukkan data nya kedalam array
for (int i=0;i<angka;i++)
{
System.out.print(“masukkan data anda: “);
data[i]=Integer.parseInt(inputan.readLine());
}

return data;
}

static int[] urutarray(int[] datapinh)//fungsi untuk mengurutkan data array
{
//teknik mengurutkan data pada array secara sederhana menggunakan perulangan for
for(int i=0;i<datapinh.length-1;i++)

{
for (int j=i;j<datapinh.length-1;j++)

{

if (datapinh[i] > datapinh[j+1]) //jika data ke j > j+1 maka tukar
{
int help=datapinh[i];
datapinh[i]=datapinh[j+1];
datapinh[j+1]=help;
}
}
}

return datapinh;
}

static void tampilarray(int[] datapinh)throws Exception//prosedur untuk menampilkan data array sebelum diurut dan setelah diurut
{
BufferedReader inputan = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));

System.out.print(“Data array sebelum diurut adalah\n”);
for(int i=0;i<datapinh.length;i++)
{
System.out.print(datapinh[i]+” “);
}

//datapinh yang baru yaitu data array yang sudah diurutkan
datapinh = urutarray(datapinh);
System.out.println(“\nData setelah diurut”);

//perulangan untuk menampilkan data array urut
for (int y=0;y<datapinh.length;y++)
{
System.out.print(datapinh[y]+” “);
}

// pesan untuk user mamasukkan data yang ingin dicari menggunakan binary search dan sekuaential search
System.out.print(“\nMasukkan data yang ingin anda cari: “);
int carilin = Integer.parseInt(inputan.readLine());

System.out.print(“\nMetode pencarian dimulai dari indeks array ke [0] sampai array ke [n] “);

//melemparkan isi data array untuk pencarian dengan sekuential search
int hasilcari = sekuential(datapinh,carilin);
System.out.print(“\nHasil pencarian menggunakan sekuential search adalah: “+hasilcari);

//melemparkan isi data array untuk pencarian dengan binari search
int hasilyutta = binarisearch(datapinh,carilin);
System.out.print(“\nHasil pencarian menggunakan binari search adalah: “+hasilyutta);

//menampilkan nilai terkecil dan terbesar dari data array
System.out.print(“\nNilai terkecil adalah: “+datapinh[0]);
System.out.print(“\nNilai terbesar adalah: “+datapinh.length);

//menampilkan rata2 dari data array
double pypynk = rata2(datapinh);
System.out.print(“\nNilai rata adalah: “+pypynk);

//melempar isi data array untuk melihat modus
int modus = Modus(datapinh);
System.out.print(“\nNilai modus adalah: “+modus);
}

static int sekuential(int[] datapinh,int cari)
{
boolean ada=false;

//melakukan perulangan untuk mengecek data pada array satu persatu
//dan jika data yang dicari ada maka akan ditampilkan
int hasilcari=0;
for(int i=0;i<datapinh.length;i++)
{
if (cari==datapinh[i])
{
ada = true;
hasilcari=i;
}
}
return hasilcari;
}

static int binarisearch(int[]datapinh,int cari)//fungsi untuk melakukan pencarian menggunakan binary search
{
boolean ada;
int kiri,kanan,n,mid,lokasi=0;
ada = false;kiri=0;kanan=datapinh.length;mid=0;
do
{
mid=(kiri+kanan)/2;//mencari nilai tengah yaitu posisi awal + posisi akhir dibagi 2
if (cari>datapinh[mid])//jika data yang dicari lebih besar dari nilai tengah
{
kiri = mid+1;//maka posisi awal dianggap posisi tengah + 1
}
else
{
if(cari<datapinh[mid])//jika data yang dicari lebih kecil dari nilai tengah
{
kanan = mid-1;//maka posisi akhir dianggap posisi tengah dikurangi 1
}
else
{
if(cari==datapinh[mid]) //jika data yang dicari sama dg nilai tengah maka akan perulangan akan selesai
{                // dan akan menampilkan letak posisi nya
ada = true;
lokasi=mid;
kiri=kanan+1;
//System.out.print(“mid”+mid);
//System.out.print(“\nMengguanakan Binary search data ketemu pada posisi: “+lokasi);
}
}
}
kiri++;
}while(kanan>=kiri);

return lokasi;
}

static double rata2(int[] datapinh)
{
int jumlah=0;
for (int i=0;i<datapinh.length;i++)
{
jumlah += datapinh[i];
}
double total=(double) jumlah/datapinh.length;
//System.out.print(“\nRata-rata adalah: “+total);
return total;
}

static int Modus(int[] datapinh)
{
//menampilkan data modus
int[] t=new int[datapinh.length];
for(int i=0;i<datapinh.length;i++)
{   int f=0;
int sama=datapinh[i];
for (int j=0;j<datapinh.length;j++)
{
if (datapinh[j]==sama) f++;
}
t[i]=f;
}

//mencari terbanyak
int terbesar=t[0];
int indek=0;
for (int i=0;i<t.length;i++)
{ if (terbesar<t[i])
{ terbesar=t[i]; indek=i;}
}
//System.out.println(“\nmodus: “+datana[indek]);
return datapinh[indek];
}
public static void main(String[]args)throws Exception
{
BufferedReader inputan = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
System.out.print(“Masukkan jumlah data anda: “);

int angka = Integer.parseInt(inputan.readLine());
int dataarray []=isiarray(angka);//memanggil fungsi isiarray untuk memasukkan data kedalam array

tampilarray(dataarray);//memanggil prosedur tampilarray untuk menampilkan data array sebelum diurut

}}

Sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2008/05/21/program-untuk-mengurutkan-datamencari-nilai-minmaxmodus-yang-menggunakan-fungsi-dan-prosedur/

Image Processing dengan Java

Oktober 29, 2009 Tinggalkan komentar

Image processing with java

// berikut ini adalah program untuk menampilkan gambar atau sering disebut image processing // menggunakan java. dengan menggunakan GUI unuk mempercantik panampilan.
// by rawza… for yutta…
//
 import javax.swing.*;
 import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
import java.io.*;
public class grafikImage extends JComponent implements ActionListener {
private String nmFile;
private JButton b_open;
private JFileChooser openFile_dialog; private JLabel label;
public grafikImage() {
 nmFile=””;
openFile_dialog = new JFileChooser();
setLayout(new FlowLayout(FlowLayout.LEFT));
b_open = new JButton(“Buka”);
label = new JLabel(“”,JLabel.CENTER);
add(b_open); add(label);
b_open.addActionListener(this);
}
public void paintComponent(Graphics g) {
Image gambar = Toolkit.getDefaultToolkit().getImage(nmFile);
 g.drawImage(gambar,5,35,this);
}
public void actionPerformed(ActionEvent aksi) {
if(aksi.getSource()==b_open) {
int hasil = openFile_dialog.showOpenDialog(this);
 if(hasil==JFileChooser.APPROVE_OPTION) {
 nmFile=openFile_dialog.getSelectedFile().toString();
 label.setText(nmFile); repaint();
} } }
 public static void main (String[] args) {
JFrame form = new JFrame(“COntoh ambil gambar”);
//form.setLayout(null); form.setDefaultLookAndFeelDecorated(true);
 form.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
form.getContentPane().add(new grafikImage());
form.setBounds(0,0,600,600);
form.setLocationRelativeTo(null);
form.setVisible(true);
} }

Array in Java

Oktober 26, 2009 Tinggalkan komentar

Merupakan sebuah struktur data yang menampung koleksi elemen terurut dengan tipe sama.

  • Dalam java, array adalah objek, dapat berupa tipe primitif atau reference.
  • Elemen dalam array diakses dengan menggunakan index. Index dalam array dimulai dari 0 (nol).
  • atribut length dapat digunakan untuk mendapatkan banyak elemen dalam sebuah array.

Class Arrays, dapat digunakan untuk memudahkan dalam melakukan operasi umum terhadap sebuah array. Class Arrays harus di-import terlebih dahulu dari package “java.util“.

  • Arrays.sort(arr) : untuk mengurutkan elemen dalam array.
  • Arrays.fill(arr, value) : untuk mengisi elemen dalam array.
  • Arrays.toString(arr_value) : untuk mengubah variabel array of value menjadi string.
  • Arrays.copyOf(arr, length) : untuk mengcopy data array sebanyak length yang ditentukan.
  • Arrays.equals(arr_1, arr_2) : membandingkan apakah arr_1 sama dengan arr_2.

Matrix dalam Java

Oktober 26, 2009 6 komentar

Penjumlahan Matriks

A. Menampilkan matrik 2 x 3 (2 baris 3 kolom)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
public class matriks2x3 {
    public static void main(String[] args)
    {
        double m[][]={{7, 2, 32}, {3, 5, 12}};
 
        //menampilkan matriks m :
        System.out.println("matriks m :");
        for (int i=0; i<m.length; i++)
            {
                for(int j=0; j<m[i].length; j++)
                {
                    System.out.print(m[i][j] +" ");
                }
                System.out.println();
            }
    }
 
}

B. Penjumlahan matrik 2 x 3 [m+n]

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
public class matriks_sum_2x3 {
 
public static void main(String[] args)
    {
        double m[][]={{7, 2, 32}, {3, 5, 12}};
        double n[][]={{8, 21, 3}, {3, 6, 10}};
 
        //menampilkan matriks m :
        System.out.println("matriks m :");
        for (int i=0; i<m.length; i++)
            {
                for(int j=0; j<m[i].length; j++)
                {
                    System.out.print(m[i][j] +" ");
                }
                System.out.println();
            }
        //menampilkan matriks n :
        System.out.println("matriks n :");
        for (int i=0; i<n.length; i++)
            {
                for(int j=0; j<n[i].length; j++)
                {
                    System.out.print(n[i][j] +" ");
                }
                System.out.println();
            }
        //hasil [m+n] :
        System.out.println("penjumlahan m+n :");
        for (int i=0; i<m.length; i++)
            {
                for(int j=0; j<m[i].length; j++)
                {
                    System.out.print(m[i][j]+n[i][j] +" ");
                }
                System.out.println();
            }
    }
 
}

C. Membuat class untuk membaca input dari keyboard

Untuk permasalahan input data yang berulang ulang, alangkah baiknya dibuatkan sebuah class terpisah (bisa dalam sebuah file .java), sehingga kita tinggal import dan memanggil methodnya setiap memasukkan data , berikut adalah file InputConsole.java

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
import java.io.*;
 
public class InputConsole
{
  /**Membaca input string dari keyboard*/
  public static String bacainputkeyboard()
  {
    BufferedReader bfr
      = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in), 1);
 
    // Menginisialisasi string
    String input = " ";
 
    // Mengambil string dari keyboard
    try
    {
      input = bfr.readLine();
    }
    catch (IOException ex)
    {
      System.out.println(ex);
    }
 
    // Mengembalikan string hasil pembacaan dari keyboard
    return input;
  }
 
// Mengambil nilai int dengan parsing string input dari keyboard 
  public static int readInt()
  {
    return Integer.parseInt(bacainputkeyboard());
  }
 
  //Mengambil nilai double dengan parsing string input dari keyboard
  public static double readDouble()
  {
    return Double.parseDouble(bacainputkeyboard());
  }
 
}

D. Dengan memanfaatkan method InputConsole diatas, kita akan buat matrik ordo nxn dengan input data dari user (keyboard) dan menampilkan (cetak) hasilnya.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
public class tampil_matriks_orde_nxn {
 
     public static void main(String[] args)
    {
        //tentukan orde matriks
        System.out.print("Masukkan orde matriks : ");
	 int om = InputConsole.readInt();
         double[][] m = new double[om][om];
 
 
          // Menginstruksikan user untuk menginputkan tiap-tiap elemen
 
	 // Memasukkan entry matriks 1
    for (int i=0; i<m.length; i++)
      for (int j=0; j<m[i].length; j++)
      {
    	  int indeksBaris = i+1;
    	  int indeksKolom = j+1;
        System.out.print("Masukkan elemen Matriks m pada baris ke " +
        indeksBaris + " kolom ke " + indeksKolom + "\t");
        m[i][j] = InputConsole.readDouble();
      }
 
	 System.out.println("--------------------------");
 
 
        //menampilkan matriks m :
        System.out.println("matriks m :");
        for (int i=0; i<m.length; i++)
            {
                for(int j=0; j<m[i].length; j++)
                {
                    System.out.print(m[i][j] +" ");
                }
                System.out.println();
            }
    }
 
}

 

Oktober 26, 2009 Tinggalkan komentar

Trix Eclipse (kontruktor)

//

Sebuah class yang kita buat , tidak afdol jika tidak memiliki kontruktor.

nah sekarang kita akan membuat sebuah kontruktor secara otomatis menggunakan Eclipse.

hal ini sangat berguna untuk mempersingkat waktu pembuatan source code. perlu diketahui, untuk membuat kontruktor biasanya kita membuat parameter berdasarkan atribut (field) yang dimiliki sebauh class misal kita buat class seperti ini :

 

 

import java.util.Date;

public class Manusia {
    private String nama;
    private String jenisKelamin;
    private Date tanggalLahir;

}

dari class diatas, misal kita akan membuat sebauh kontruktor yang memiliki parameter yang digunakan untuk menginisialisasikan data-data atribut yang dimiliki class tersebut. nach untuk membuat kontruktor, masuk ke menu Source -> Generate Constructor using Field seperti terlihat dalam gambar :

 


setelah itu akan terlihat dialog seperti dibawah ini :


klik tombol SELECT ALL, lalu klik tombol OK, maka class tadi diatas akan dibuatkan sebuah contruktor oleh Eclipse menjadi seperti dibawah ini :

import java.util.Date;

public class Manusia {

    private String nama;
    private String jenisKelamin;
    private Date tanggalLahir;

    public Manusia(String nama, String jenisKelamin, Date tanggalLahir) {
        super();
        this.nama = nama;
        this.jenisKelamin = jenisKelamin;
        this.tanggalLahir = tanggalLahir;
    }

}

GOOD LUCK :)

 Sumber: eecchhoo.wordpress.com

Eclipse 01

Oktober 26, 2009 Tinggalkan komentar

Merasakan Eclipse Bercitarasa Netbeans

Eclipse merupakan IDE yang powerfull dalam pengembangan perangkat lunak berbasis java. tidak salah banyak sekali orang yang menggunakan Eclipse. namun bagi yang baru mulai mendalami java, menggunakan Eclipse terkadang menyulitkan. salah satu alasannya adalah, Eclipse tidak mempunyai GUI editor bawaan(GUI editor eclipse ditambahkan belakangan). Salah satu GUI editor buat Eclipse adalah Visual Editor. Tapi salah satu kelemahannya adalah VE ini rewel saat Instalasi, kadang jalan kadang enggak . berapa orang diantara temen-temen yang pernah nyobain Eclipse dan berhasil menginstall VE . Ok lah Ga apa-apa. Tapi kaau temen temen mau coba Eclips tapi pengen yang ada GUI Editornya, Bisa Ko, cobain Jigloo SWT/Swing GUI Builder. Instalasinya Mudah . Mau Coba?? Gampang Ikuti Cara-cara berikut:

  1. Download Jigloo versi Terbaru (Versi terakhir sampai postingan ini adalah versi 420).
  2. Extract Jigloo ke Directori Eclpse (Pake Winrar atau sejenisnya).
  3. Jalankan.

Apa??? segitu Doang???? . Yup Gampangkan, Cobaindeh.

Tapiiiiiii………….. Apaan tuh tapinya, Plugins ini Bayar . heheheh Jangan khawatir, Untuk Coba, Gratis tis tis. Download, dan coba dulu, yah buat sekedar merasakan kemudahan GUI Editornya Netbeans, biar gak penasaran (Terutama bagi yang ga pernah bisa nginstalin VE heheh) Read more… //

Setting database merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan, terutama jika kita berencana membuat aplikasi yang menggunkakan database.

Nah kali ini saya coba sedikit berbagi yang saya ketahui.

Setting driver database pada eclipse tergolong mudah, ga percaya???? Ikuti langkah berikut ini:

1. langkah pertama adalah buat project baru. (pelajari cara buat project baru di eclipse di sini).
2. klik kanan pada project kemudian pilih properties.

3. setelah dialog terbuka, pilih java build path, kemudian pilih tab Libraries. Klik pada tombol Add External JARs.

4. Pilih driver yang di akan di gunakan

5. setelah itu maka akan tampak tambahan libraries baru pada dialog box.

6. satulahngkah lagi yang harus diingat, pilih tab Other and Export kemudian centang library baru tersebut. Klik OK

Lho buat apa dicentang????

Fungsinya adalah pada saat kita akan mendestribusikan hasil kerja kita maka otomatis eclipse akan menyertakan library yang kita centang ini. Yang gitu deh kira-kira.

Waktunya mencoba….

Sekarang siap deh untuk bekerja tanpa adlagi pesan error karena driver database yang dimaksud tidak ditemukan ata eror-eror lainnya.

Neeh contonya:

Ya udah sekarang saatnya untuk mencoba sendiri.


Read more…

//

Bagi temen temen yang udah tau, lewat aja postingan ini..

Membuat project baru di eclipse sangat mudah. Temen-temen bisa ikuti langkah langkah dibawah ini.
1. langkah pertama, pilih file -> new -> project atau dapat langsung memilih toolbar new project, tekan pada tanda panahnya kemudian pilih project

2. kemudian akan keluar dialog seperti dibawah ini

pilih path java kemudian java project. Tekan next

3. setelah itu kita akan di bawa menuju dialog yang satu ini

keterangan:

  1. Nama Project yang kita inginkan
  2. Folder Project, Jika memilih yang pertama maka folder project akan berada pada workspace. Jika memilih option yang kedua maka kita harus menentukan sendiri letak project.
  3. jika kita menginstal lebih dari 5 program java, atau jika dalam komputer kita terdapat dua atau lebih JRE yang terinstall, maka kita dapat memilih untuk menggunakan JRE versi yang kita sukai (setiap versi JRE mempunya kelebihan masing-masing).
  4. jika kita memilih option yang pertama maka file source dan file Class hasil kompilasi akan disatukan. Jika memilih yang kedua, maka sebaliknya.

4. klik next, maka kita akan dibawa menuju dialog yang satu ini,

dialog ini merupakan rincian detail project yang kita buat.

5. klik finish dan project kita telah di tambahkan kedalam workspace.

Yup segampang itu, selamat mencoba.


Read more…

//

Eclipse, sebuah tools java developer yang lagi-lagi Gratis, tis tis. Mau???

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Menurut beberapa kalangan, Eclipse adalah salah konsorsium Java terbesar didunia, dengan produk unggulan bernama Eclipse IDE, yang merupakan projek US$ 40 juta.

Cukup ya intronya, Keterangan lebih luas tentang Eclipse dapat dilihat Disitus resminya. Sekarang yang ingin saya tujukan adalah penggunaan dan cara pengoperasian Eclips pada Tahap awal penggunaanya.

Mengoperasikan Eclipse sangat mudah, kita tidak perlu menginstall, ini itu. Tinggal Extract, trus panggil deh Eclipse nya. Berikut Screenshot dari Eclipse.

Jika kita baru pertama kali menggunakan Eclipse, maka akan muncul sebuah dialogBox yang menanyakan tentang Workspace.

Disini kita harus menentukan Workspace dimana kita nantinya akan mengerjakan project java kita.
Beginilah tampilan utama Eclipse.

Satuhal yang perlu diperhatikan sebelum kita mulai menggunakan Eclipse ini adalah, ada baiknya kita mengatur terlebih dahulu tampilan Eclipse agar kita merasa nyaman dalam mengerjakan project. Berikut tampilan yang saya sarankan bagi temen-temen yang berniat menggunakan Eclipse sebagai tools dalam pengembangan project java.

Dengan layout diatas, kita akan memiliki tampilan yang luas, dan simple, sehingga kita akan mudah dalam memeriksa hasil pekerjaan kita.

Untuk merubah tampilan Eclipse tidaklah sulit, kita dapat lakukan dengan melakukan Drag dan Drop setiap jendela/Window/Palet. Lalu kita Simpan Setting tampilan tersebut. Caranya adalah Pilih Menu Window -> Save Perspective As.

Untuk Membuka Tampilan yang telah dibuat tadi, kita dapat lakukan dengan cara pilih menu Window -> Open Perspective -> Other.

Ok Sekian dulu, cape juga ngetik trus print screen, lagi lagi dan lagi :). Disambung lain kali. Moga Bermanfaat.

Sumber: onta-programing.blogspot.com/search/label/Eclipse

Getter dan Setter di Eclipse

Oktober 26, 2009 1 komentar

salah satu yang sangat terkenal dalam Java adalah getter dan setter, atau biasanya dikenal dengan nama JavaBeans.

apa nich maksudnya?

maksunya, misal kita membuat sebuah class dengan nama class Orang, trus kita buat sebuah atribut (field) yang bernama “nama“. maka agar class tersebut dapat dikatakan sebuah JavaBeans maka class tersebut harus memiliki metode yang terdiri dari :

 

 

tipedata getNama();

dan

setNama(tipeData namaParameter);

sekarang untuk lebih jelasnya kita buat sebuah class Orang, trus beri atribut (field) yaitu :

  • nama (untuk informasi nama dan bertipe String)
  • umur (untuk informasi umur dan bertipe int)
  • tanggalLahir (untuk infoemasi tanggal lahir dan bertipe java.util.Date)
  • alamat (untuk informasi alamat dan bertipe String)
  • dan lain-lain… (terserah anda)

dari penjelasan diatas maka didapat seperti ini :

public class Orang {
    private String nama;
    private int umur;
    private java.util.Date tanggalLahir;
    private String alamat;

}

ini screenshoot nya :

 


setelah itu masuk kemenu Source -> Generate getter and setter :


setelah itu akan muncul dialog seperti dibawah ini :


klik tombol SELECT ALL lalu ceklis radio button PUBLIC, setelah itu klik tombol OK

setelah itu Eclipse akan otomatis membuat metode getter dan setter untuk atribut2 yang tadi kita buas, dan hasilnya seperti dibawah ini :

public class Orang {

    private String nama;
    private int umur;
    private java.util.Date tanggalLahir;
    private String alamat;

    public String getNama() {
        return nama;
    }

    public void setNama(String nama) {
        this.nama = nama;
    }

    public int getUmur() {
        return umur;
    }

    public void setUmur(int umur) {
        this.umur = umur;
    }

    public java.util.Date getTanggalLahir() {
        return tanggalLahir;
    }

    public void setTanggalLahir(java.util.Date tanggalLahir) {
        this.tanggalLahir = tanggalLahir;
    }

    public String getAlamat() {
        return alamat;
    }

    public void setAlamat(String alamat) {
        this.alamat = alamat;
    }

}

GOOD BYE
Sumber: eecchhoo.wordpress.com

 

Membuat Class yang baik dengan Netbeans IDE

Oktober 25, 2009 Tinggalkan komentar

hahaha, judulnya seperti perkataan orang narsizz, yach seperti gua ini, baik hati dan tidak sombong, dan tak lupa rajin menabung dan juga murah hati dan juga murah berbagi ilmu seperti sekarang ini, hahahahah NARSIZZZZZZZ!!!!.

Sekarang kita akan membuat class yang baik dan benar menurut para programmer java. “apa itu class yang baik dan benar ?”

 

class yang bisa disebut baik dan benar adalah class yang memiliki metode yang dinamakan getter dan setter dan juga harus memiliki metode equals dan juga hashcode. akan saya bahas satu persatu :

  • getter, metode ini dinamakan metode pengambilan informasi. misalnya saya ingin mendapatkan informasi nama sebuah class, maka class tersebut harus memiliki sebuah metode yang bernama getNama(), sehingga dengan kata lain getter adalah metode getXxxx (Xxxx = nama atribut/field).
  • setter, metode ini kebalikan dari getter yaitu untuk mengubah informasi, misal saya ingin mengubah informasi nama maka dalam class tersebut harus ada metode setNama(tipeData parameter). jadi kesimpulannya setter adalah metode setXxx(tipeAtribut parameter) (Xxx = nama atribut).
  • equals, metode ini digunakan untuk membandingkan class tersebut dengan class yang lain, apakah sama atau tidak. ini bermanfaat ketika kita menggunakan operasi perbandingan “==”. dan metode ini mengembalikan nilai true jika objek yang dibandingkan sama dan false jika tidak
  • hashcode, merupakan metode untuk mendapatkan unik integer dari sebuah class, hal ini sangat berguna ketika kita membuat sebuah kumpulan data yang tidak boleh sama atau duplikasi.

selain dalam metode, class yang baik dan benar juga harus memiliki kontruktor baik itu kontruktor javabeans (tak memiliki parameter) ataupun bukan javabeans (memiliki parameter). OK!!! lebih baik kita langsung coding ajach. sekarang coba buat sebuah class dengan nama Mahasiswa :

/**
*
* @author usu
*/
public class Mahasiswa {

}

lalu beri atribut sesuai dengan yang anda inginkan misal :

import java.util.Date;

/**
*
* @author usu
*/
public class Mahasiswa {

    private String nim;
    private String nama;
    private String jenisKelamin;
    private Date tanggalLahir;
    private String alamat;
}

sekarang kita buat metode getter dan setternya. masuk ke menu :

image

maka akan keluar tooltip seperti dibawah ini :

image

pilihlah “Getter and Setter“, maka akan muncul dialog seperti dibawah ini :

image

seleksi semuanya, lalu klik GENERATE. sekarang class yang tadi kita buat akan berubah seperti ini :

import java.util.Date;

/**
*
* @author usu
*/
public class Mahasiswa {

    private String nim;
    private String nama;
    private String jenisKelamin;
    private Date tanggalLahir;
    private String alamat;

    public String getAlamat() {
        return alamat;
    }

    public void setAlamat(String alamat) {
        this.alamat = alamat;
    }

    public String getJenisKelamin() {
        return jenisKelamin;
    }

    public void setJenisKelamin(String jenisKelamin) {
        this.jenisKelamin = jenisKelamin;
    }

    public String getNama() {
        return nama;
    }

    public void setNama(String nama) {
        this.nama = nama;
    }

    public String getNim() {
        return nim;
    }

    public void setNim(String nim) {
        this.nim = nim;
    }

    public Date getTanggalLahir() {
        return tanggalLahir;
    }

    public void setTanggalLahir(Date tanggalLahir) {
        this.tanggalLahir = tanggalLahir;
    }
}

sekarang kita buat metode equals dan hashcode, sama seperti tadi tampilkan tooltip seperti pada getter and setter :

image

pilihlah equals() and hashCode() sehinnga muncul dialog seperti dibawah ini :

image

seleksi seluruhnya lalu klik GENERATE, sekarang class yang tadi kita buat akan seperti ini :

import java.util.Date;

/**
*
* @author usu
*/
public class Mahasiswa {

    private String nim;
    private String nama;
    private String jenisKelamin;
    private Date tanggalLahir;
    private String alamat;

    public String getAlamat() {
        return alamat;
    }

    public void setAlamat(String alamat) {
        this.alamat = alamat;
    }

    public String getJenisKelamin() {
        return jenisKelamin;
    }

    public void setJenisKelamin(String jenisKelamin) {
        this.jenisKelamin = jenisKelamin;
    }

    public String getNama() {
        return nama;
    }

    public void setNama(String nama) {
        this.nama = nama;
    }

    public String getNim() {
        return nim;
    }

    public void setNim(String nim) {
        this.nim = nim;
    }

    public Date getTanggalLahir() {
        return tanggalLahir;
    }

    public void setTanggalLahir(Date tanggalLahir) {
        this.tanggalLahir = tanggalLahir;
    }

    @Override
    public boolean equals(Object obj) {
        if (obj == null) {
            return false;
        }
        if (getClass() != obj.getClass()) {
            return false;
        }
        final Mahasiswa other = (Mahasiswa) obj;
        if (this.nim != other.nim && (this.nim == null || !this.nim.equals(other.nim))) {
            return false;
        }
        if (this.nama != other.nama && (this.nama == null || !this.nama.equals(other.nama))) {
            return false;
        }
        if (this.jenisKelamin != other.jenisKelamin && (this.jenisKelamin == null || !this.jenisKelamin.equals(other.jenisKelamin))) {
            return false;
        }
        if (this.tanggalLahir != other.tanggalLahir && (this.tanggalLahir == null || !this.tanggalLahir.equals(other.tanggalLahir))) {
            return false;
        }
        if (this.alamat != other.alamat && (this.alamat == null || !this.alamat.equals(other.alamat))) {
            return false;
        }
        return true;
    }

    @Override
    public int hashCode() {
        int hash = 7;
        hash = 71 * hash + (this.nim != null ? this.nim.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.nama != null ? this.nama.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.jenisKelamin != null ? this.jenisKelamin.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.tanggalLahir != null ? this.tanggalLahir.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.alamat != null ? this.alamat.hashCode() : 0);
        return hash;
    }
}

ok sekarang kita akan buat kontruktor, seperti tadi tampilkan tooltipnya :

image

lalu pilih Constructor, maka akan muncul dialog seperti ini :

image

seleksi atribut yang akan diinisialisasikan dalam parameter , misalnya saya mengseleksi semuanya, lalu klik GENERATE, maka class yang kita buat akan menjadi seperti ini :

import java.util.Date;

/**
*
* @author usu
*/
public class Mahasiswa {

    private String nim;
    private String nama;
    private String jenisKelamin;
    private Date tanggalLahir;
    private String alamat;

    public Mahasiswa(String nim, String nama, String jenisKelamin, Date tanggalLahir, String alamat) {
        this.nim = nim;
        this.nama = nama;
        this.jenisKelamin = jenisKelamin;
        this.tanggalLahir = tanggalLahir;
        this.alamat = alamat;
    }

    public String getAlamat() {
        return alamat;
    }

    public void setAlamat(String alamat) {
        this.alamat = alamat;
    }

    public String getJenisKelamin() {
        return jenisKelamin;
    }

    public void setJenisKelamin(String jenisKelamin) {
        this.jenisKelamin = jenisKelamin;
    }

    public String getNama() {
        return nama;
    }

    public void setNama(String nama) {
        this.nama = nama;
    }

    public String getNim() {
        return nim;
    }

    public void setNim(String nim) {
        this.nim = nim;
    }

    public Date getTanggalLahir() {
        return tanggalLahir;
    }

    public void setTanggalLahir(Date tanggalLahir) {
        this.tanggalLahir = tanggalLahir;
    }

    @Override
    public boolean equals(Object obj) {
        if (obj == null) {
            return false;
        }
        if (getClass() != obj.getClass()) {
            return false;
        }
        final Mahasiswa other = (Mahasiswa) obj;
        if (this.nim != other.nim && (this.nim == null || !this.nim.equals(other.nim))) {
            return false;
        }
        if (this.nama != other.nama && (this.nama == null || !this.nama.equals(other.nama))) {
            return false;
        }
        if (this.jenisKelamin != other.jenisKelamin && (this.jenisKelamin == null || !this.jenisKelamin.equals(other.jenisKelamin))) {
            return false;
        }
        if (this.tanggalLahir != other.tanggalLahir && (this.tanggalLahir == null || !this.tanggalLahir.equals(other.tanggalLahir))) {
            return false;
        }
        if (this.alamat != other.alamat && (this.alamat == null || !this.alamat.equals(other.alamat))) {
            return false;
        }
        return true;
    }

    @Override
    public int hashCode() {
        int hash = 7;
        hash = 71 * hash + (this.nim != null ? this.nim.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.nama != null ? this.nama.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.jenisKelamin != null ? this.jenisKelamin.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.tanggalLahir != null ? this.tanggalLahir.hashCode() : 0);
        hash = 71 * hash + (this.alamat != null ? this.alamat.hashCode() : 0);
        return hash;
    }
}

jadi seperti itulah class yang baik dan benar. tapi sebenarnya ada satu metode yang tak kalah pentingnya, yaitu toString(). metode ini sangat penting untuk pencetakan sebuah class. tapi kalo dalam pembuatan aplikasi gui, hal ini tak terlalu penting…… :)

ok see you at next trixx

Rock with Java!!!!

Written by echo  

27 Juni 2008 pada 21:03

Sumber: eecchhoo.wordpress.com

 

Mengenal Java (Tutorial Awal Java)

Oktober 25, 2009 2 komentar

Sejarah Singkat Java

Pada tahun 1991, sekelompok insinyur SUN yang dipimpin Patrick Naughton dan James Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat consumer seperti cable Tv box. Karena perangkat itu tidak mempunyai banyak memori, bahasa harus berukuran kecil dan menghasilkan kode yang liat, maka bahasa harus bebas dari arsitektur manapun. Proyek ini diberi nama kode Green. 

Kebutuhan kecil, liat dan kode netral terhadap platform mengantar tim mempelajari implementasi Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth, pencipta bahasa Pascal telah merancang bahasa portable yang menghasilkan kode antara untuk mesin hipotesis.

Karena orang-orang di proyek Green berbasis C++ bukan pascal maka kebanyakan sintaks di ambil dari C++, serta mengadopsi orientasi objek bukan procedural. Produk pertama proyek Green adalah ?*7?, sebuah kendali jauh yang sangat cerdas.

Pada tahun 1995, Netscape memutuskan membuat browser yang dilengkapi dengan Java. Setelah itu diikuti IBM, Symantec, Inspire, bahkan Microsoft. Bahasa Java merupakan karya Sun Microsystem Inc. Rilis resmi dilakukan pada Nopember 1995. Maskot Java adalah Duke. Dua bulan berikutnya Netscape menjadi perusahaan pertama yang memperoleh lisensi bahasa Java dari Sun.

Pada tahun 1996, Sun mengeluarkan JSDK (Java Software Development Kit), kemudian secara berturut-turut:

  • Versi 1.02
  • Versi 1.1
  • Versi 1.2
  • Versi 1.3
  • Versi 1.4
  • Versi 1.5
  • Versi 1.6 (Saat Tulisan Ini Dibuat)

Java telah berkembang dari semula ditujukan untuk pemrograman applet yang berjalan di web browser menjadi bahasa pemrograman kelas dunia untuk pengembangan aneka ragam aplikasi komputer yang berjalan di bermacam-macam perangkat mulai dari handheld devices seperti, handphone, PDA (Personal Digital Assistant) sampai aplikasi tersebar skala enterprise di beragam komputer server. Java adalah bahasa berorientasi objek yang dapat digunakan untuk pengembangan aplikasi mandiri, aplikasi berbasis internet maupun intranet, serta aplikasi untuk perangkatperangkat cerdas yang dapat berkomunikasi lewat internet atau jaringan komunikasi.

Pengenalan Java

Dalam Java ada 2 jenis program berbeda, yaitu aplikasi dan applet. Keduanya merupakan bagian dari execute, dimana execute merupakan salah satu fase kelima dalam siklus program Java. Aplikasi adalah program yang biasanya disimpan dan di eksekusi dari komputer lokal. Applet adalah program yang biasanya disimpan pada komputer yang jauh,yang dikoneksikan pemakai lewat web browser. Komputer jauh menjalakan web server yang memberi layanan terhadap permintaan web browser.

Kebanyakan bahasa pemrograman modern berdiri di atas pustaka-pustaka kelas yang telah ada untuk mendukung fungsionalitas bahasanya. Pada bahasa Java, kelompok-kelompok kelas yang berkaitan erat dimasukkan dalam satu paket, bervariasi sesuai edisi Java.

Java adalah bahasa yang dapat dijalankan dimanapun dan di sembarang platform apapun, di beragam lingkungan: Internet, intranets, consumer electronic products, dan computer applications. Untuk beragam aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java, Java dipaketkan dalam edisi-edisi berikut:

  • Java 2 Standar Edition (J2SE), J2SE menyediakan lingkungan pengembangan yang kaya fitur, stabil, aman, dan cross-platform. Edisi ini mendukung konektivitas basis data, rancangan user interface, masukkan/ keluaran (input/ output), dan pemrograman jaringan (network programming), dan termasuk sebagai paket-paket dasar bahasa Java.
  • Java 2 Enterpise Edition (J2EE), J2EE menyediakan tempat untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise editions. J2EE berisi paket-paket di J2SE ditambah paket-paket untuk mendukung pengembangan Enterprise JavaBeans, Java Servlets, JavaServer Pages, XML, dan kendali transaksi yang fleksibel.
  • Java 2 Micro Edition (J2ME), J2ME selain menyedikan bahasa Java yang sama, unggul dalam portabilitas (kemampuan dapat dijalankan dimanapun), safe network delivery, seperti J2SE dan J2EE. Aplikasi-aplikasi dapat diskalakan (dimampukan) agar dapat bekerja dengan J2SE dan J2EE. J2ME adalah untuk beragam consumer electronic product, seperti pager, smart card, cell phone, handheld PDA, dan set-top box.

Ada 3 kombinasi kunci yang membuat Java menjadi teknologi yang secara fundamental berbeda dari yang lain, yang ada saat ini. Pertama, semua orang dapat menggunakan applet yang kecil, aman, dinamik, lintas-platform, aktif, dan siap dijalankan di jaringan sejak awal. Kedua, Java adalah bahasa pemrograman yang ampuh, memiliki kekuatan desain berorientasi objek dengan sintaks yang sederhana dan mudah dikenal. Ketiga, Java adalah kumpulan class object yang ampuh, yang melayani programmer dengan uraian yang jelas untuk banyak fungsi sistem umum, seperti pembuatan window, penggunaan jaringan, dan input/ output.

Beberapa Fitur Penting Dalam Bahasa Java

  • Bahasa Sederhana
    • Explicit pointer manipulation
    • Implicit type casting
    • Structures atau union
    • Operator overloading
    • Templates
    • Header files
    • Multiple inheritance
  • Java dirancang untuk mudah dipelajari dan digunakan dengan secara efektif. Java tidak mendukung fitur-fitur rumit seperti:

    Rancangan bahasa Java telah berdasar teknologi yang telah terbukti dan dikembangkan di bahasa-bahasa pemrograman lainnya.

  • Bahasa berororientasi objek
  • Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun, juga sama sekali tidak kompatibel dengan semuanya. Model objek Java adalah sederhana dan mudah dikembangkan, namun sejalan dengan itu, nilangan dan tipe data sederhana lain dianggap sebagai non-objek berkinerja tinggi.

    OOP (object oriented programming) adalah cara ampuh dalam pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak. Pada OOP, program komputer sebagai sekelompok objek yang saling berinteraksi. Objek-objek ini ada secara secara independent yang mempunyai aturan-aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk memerinthakan objek lain guna meminta informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu.

  • Bahasa statically typed
  • Semua objek dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Melalui fitur ini kode program lebih dapat dioptmasi untuk menghasilkan program berkinerja tinggi.

  • Bahasa dikompilasi
  • Sebelum menjalankan program di bahasa Java, program dikompilasi menggunakan Java Compiler. Kompilais akan menghasilkan file “bytecode” yang serupa fungsinya dengan file kode mesin. Program “bytecode” yang dihasilkan dapat di eksekusi di sembarang Java Interpreter. Java Interpreter membaca file “bytecode” dan menterjemahkan perintah “bytecode” menjadi perintah-perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.

  • Bahasa yang aman
    1. Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java
    2. Class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter.
    3. Manajer keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistem windowing.
    1. Bahasa dirancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak
    2. Program Java dikompilasi menajdi serangkaian bytecode.
    3. Java mempunyai pengamanan terhadap applet.
  • Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dari Untrusted Java Code.

    Selain itu Java menyediakan beragam teknik pengaman, yaitu:

  • Bahasa indpenden terhadap platform
  • Platform independence merupakan kemampuan program bekerja di sistem operasi atau sistem komputer berbeda. Bahasa Java adalah bahasa yang secara sempurna tidak bergantung platform.

  • Bahasa multithreading
  • Thread adalah menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di satu waktu yang sama. Java menyediakan kakas untuk menulis program multithread, program mempunyai lebih dari 1 thread eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program menagani beberapa tugas secara konkuren.

  • Bahasa yang didukung garbage collector
  • Artinya, program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori oleh pemrogram dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yang terdapat di bahasa yang memungkinkanalokasi dinamis.

  • Bahasa yang tegar
  • Java interpreter memeriksa semua akses sistem yang dilakukan. Program java tidak dapat menyebabkan crash terhadap sistem. Java mempunyai mekanisme exception handling yang ampuh. Exception-handling menyediakan cara untuk memisahkan antara bagian penanganan kesalahan dengan bagian kode normal sehingga menuntun ke struktur kode program yang lebih bersih dan menjadikan aplikasi lebih tegar.

Token

Dalam Java ada yang dikenal dengan istilah token. Token merupakan elemen terkecil di program yang mempunyai arti bagi kompilator. Kompilator bertugas membaca karakter-karakter di kode sumber dan menerapkan aturan-aturan secara progresif menjadi potongan lebih besar seperti identifier, ekspresi, kalimat, dan kelas. Token Java dibagi 5, yaitu:

  1. Identifier
  2. Keyword
  3. Literal
  4. Operator
  5. Separator

Identifier

Identifier adalah token yang merepresentasikan nama. Dalam Java, identifier adalah nama yang diberikan untuk variable, class, atau method. Identifier boleh dimulai dengan huruf, underscore (_) atau tanda dollar ($). Identifier adalah case sensitive (membedakan huruf besar/ kecil) dan tidak ada batas maksimum.

Contoh :

username

user_name

_sys_var1

$change

keyword

Keyword (kata kunci) adalah dentifier yang digunakan dalam Java untk suatu tujuan khusus. Daftar keyword Java sebagai berikut:

abstract, Boolean, Break, Byte, byvalue, Case, Catch, Char, Class, Const, continue, default, Do, double, else, extends, false, final, finally, float, for, goto, if, implements, import, instanceof, In, Interface, Long, Native, New, Null, Package, private, protected, public, return, short, static, Super, Switch, synchronized, This, threadsafe, throwm Transient, True, Try, Void, while.

Literal

Penulisan besaran untuk variabel adalah penting, literal Java terdiri dari angka, karakter, dan string. Angka terdiri dari bilangan bulat (integer), bilangan mengambang (floating point), dan boolean. Nilai boolean untuk true dan false direpresentasikan sebagai 1 dan 0.

Operator

Operator menspesifikasikan evaluasi atau komputasi terhadap objek. Operan yang dioperasikan dapat berupa literal, variabel, atau nilai yang dikirim oleh metode atau fungsi.

Separator

Separator digunakan untuk menginformasikan ke komplator Java mengenai adanya pengelompokkan di kode program. Berikut daftar separator yang digunakan dalam Java:

Simbol Nama Penggunaan
( ) Kurung Untuk menghimpun parameter dalam definisi dan pemanggilan method, juga digunakan untuk menyatakan tingkat pernyataan, menghimpun pernyataan, untuk pengaturan alur program, dan untuk menyatakan tipe cast (cast types)
{ } Kurung Kurawal Untuk menghimpunnilai yang otomatis dimasukkan ke dalam array, digunakan juga untuk mendefinisikan blok program, untuk cakupan class, method, dan lokal.
[ ] Kurung Kurawal Untuk menyatakan tipe array dan untuk membedakan nilai array.
; Titik Koma Pemisah Pernyataan.
, Koma Pemisah urutan identifier dalam deklarasi variabel.
. Titik Untuk memisahkan nama paket dari sub-paket dan class dan untuk memisahkan variabel atau method dari variabel referensi.

Struktur Program Java

Penulisan program Java dapat dilakukan pada semua teks editor yang paling disukai baik itu editor handal semacam eclipse dan netbeans ataupun editor simpel seperti editplus, dan crimson. Dalam pembuatan program java yang harus diperhatikan dalam pembuatan program java adalah penulisan huruf besar dan kecil karena java memiliki sifat Case Sensitive. Berikut adalah bentuk umum dari penulisan program Java:

Pertama dalam program Java minimal terdapat sebuah class, dimana nama dari class tersebut diusahakan sama dengan nama file Java (arti dari class akan dijelaskan pada pertemuan selanjutnya), dan setiap class harus dibuka dengan tanda ?{? dan ditutup dengan tanda ‘}’.

Contoh :

class bow{

(isi dari class)

} Selanjutnya faktor utama lainnya yang wajib dimiliki dari sebuah program Java adalah harus memilik sebuah fungsi utama main(). Fungsi dari main() adalah dijadikan sebagai awal pengeksekusian aplikasi Java, kode (code) yang terdapat pada metode inilah yang akan dieksekusi pertama kali.

Contoh :

class bow{

public static void main(String[] args)

{

(tulis code/ program disini)

}

} Metode main() didefinisikan sebagai public static void, berikut penjelasannya

  • public, berarti metode ini dapat dipanggil dari luar class
  • static, menunjukkan metode ini bersifat sama untuk semua class
  • void, berarti metode ini tidak mengembalikan nilai.
  • Argument args[] adalah array objek string argument baris-baris perintah

Didalam penulisan program Java kita dapat membuat sebuah komentar, ada dua jenis tipe komentar pada Java, yang pertama menggunakan pasangan simbol /* dan */. Semua tulisan yang berada dalam tanda tersebut akan diperlakukan sebagai komentar. Yang kedua menggunakan awalan simbol ‘//’, jadi semua tulisan sesudah tanda ini dan berada pada baris yang sama dianggap komentar.

Program Java Sederhana

Contoh :

class Hello {

public static void main(String[] args)

{

System.out.println("Hello World!");

}

}

Pembahasan ringkas :

  • Kata kunci public disebut access modifier yang mengendalikan ketampakkan terhadap bagian-bagian program yang lain dalam menggunakan kode ini.
  • Kata kunci class, segala sesuatu di program Java adalah berada di dalam suatu kelas. Berkenaan dengan contoh program sederhana diatas, nama class-nya adalah Hello.
  • Setelah kata kunci class adalah nama kelasnya. Nama kelas harus dimulai dengan huruf, setelah itu boleh kombinasi huruf dan angka. Dalam penamaan kelas tidak boleh menggunakan kata yang dicadangkan (reserved word yang kebanyakan merupakan kata kunci). Konvensi untuk penamaan kelas adalah kata benda dimulai dengan huruf capital (besar) di awal kata yang berarti.
  • Class tersebut memiliki fungsi main() dengan parameter variabel args dengan tipe array dari String. Fungsi main ini yang akan mengeksekusi statement System.out.println (”Hello World!”); untuk menampilkan kata Hello World! ke console.
  • Pasangan kurung kurawal merupakan awal dan akhir badan dari metode. Di Java tiap kalimat harus diakhiri dengan titik koma (; semicolon). Ekspresi diatas memanggil fungsi atau metode println() di objek out yang berada di objek System. Objek out merupakan standar output. Sementara kelas System adalah kelas yang melindungi atau mengkapsulkan seluruh fungsionalitas sistem.

Variabel, Tipe Data, Dan Operator

Variabel

Di Java setiap variabel memiliki sebuah tipe data, Untuk membuat sebuah variabel, pertama kita tempatkan tipe dari variabel itu dan diikuti oleh nama dari variabel yang akan dibuat.

Contoh :

double gaji;

int hariKerja;

long jumlahPenduduk;

char c;

boolean udah;

Setiap pendeklarasian sebuah variabel harus diakhiri dengan sebuah semicolon ?;?. Semicolon dibutuhkan karena pendeklarasian sebuah variabel adalah sebuah statement di Java.

Berikut ini aturan-aturan dalam membuat variabel pada Java :

  • Nama dari sebuah variabel harus dimulai dengan sebuah huruf dan selanjutnya dapat diikuti dengan huruf atau angka.
  • Huruf yang bisa digunakan adalah dari ‘A’?’Z’, ‘a’?’z’, angka dri 1-9 dan juga simbol ‘_’ dan ?$? , Untuk simbol lain dan spasi tidak dapat digunakan.
  • Dalam penamaan variabel juga tidak diperkenankan menggunakan reserved word dari Java.

Dalam pendeklarsian variabel kita juga bisa menyatukan dua variabel dalam pendeklarasiannya

Contoh :

int i, j;

long y,x;

char a,b;

Sebuah variabel dapat diberikan nilai awal setelah atau pada saat dideklarasikan

contoh :

int nilai;

nilai=10;

atau

int nilai=10;

Sebuah variabel dapat juga bertukar nilai atau saling memberi dengan variabel lainnya

contoh :

int nilai1=10;

int nilai2;

nilai2=nilai1;

Tipe Data

Tipe data mendefinisikan metode penyimpanan untuk mereperesentasikan informasi dan cara informasi diinterprentasikan. Tipe data berkaitan erat dengan penyimpanan variabel di memori karena tipe data variabel menentukan cara kompilator menginterpretasikan isi memori. Tipe data dalam Java dibagi 2 kategori:

  • Sederhana, Tipe data sederhana merupakan tipe inti. Tipe sederhana ini tidak diturunkan dari tipe lain. Tipe ini sering disebut juga dengan tipe primitive. Terdapat 8 tipe tipe sederhana dan dipisahkan dalam 4 kelompok:
  • Empat tipe adalah untuk bilangan bulat (integer) bertanda: byte, short, int, dan long.
  • Dua untuk tipe angka titik mengambang (floating point) atau bilangan pecahan: float dan double.
  • Satu untuk tipe karakater yaitu char, mewakili simbol pada himpunan karakter seperti tulisan dan angka.
  • Satu untuk tipe Boolean, merupakan tipe khusus untuk menunjukkan besaran logika (nilai-nilai logika).
  • Komposit, Tipe data komposit disusun dari tipe data sederhana atau tipe komposit lain yang telah ada. Tipe ini antara lain: string, array, class, dan interface.

Byte

byte adalah tipe 8-bit bertanda. Sebaiknya digunakan jika kita menangani aliran-aliran byte asing dari network atau file. Variabel byte dideklarasikan dengan kata kunci byte. Contohnya, dibawah ini adalah deklarasi 2 variabel byte yang diberi nama b dan c. Variabel c dinisialisasi dengan nilai 0×55.

byte b;

byte c = 0x55;

Short

short adalah tipe 16-bit bertanda. Tipe ini mungkin merupakan tipe yang paling jarang digunakan karena bersifat big-endian (pengurutan byte), format data bitatas di depan, sehingga tidak mungkin diolah pada mesin-mesin little-endian seperti PC (Personal Computer). Saat ini, komputer 16-bit umum digunakan dalam industri video-game, dalam hal ini kita tidak banyak berurusan dengan besaran-besaran variabel short. Berikut beberapa contoh deklarasi variabel short:

short s;

short t = 0x55aa;

Integer

Integer adalah tipe yang paling banyak digunakan pada program. Program Java terdapat 5 integer, yaitu:

Tipe Ukuran Range
byte 8 bit -128 s/d 127
short 16 bit -32768 s/d 32767
int 32 bit -2147483648 s/d 2147483647
long 64 bit -9223372036854775808 s/d 9223372036854775807
char 16 bit 0 s/d 65535

Tipe Char dapat dipandang sebagai bilangan bulat yang mengkodekan karakter Unicode. Pada kebanyakan situasi tipe int paling banyak digunakan. Untuk bilangan besar, maka digunakan tipe long. Tipe byte dan short terutama digunakan untuk aplikasi khusus seperti penanganan file level rendah atau array besar yang disimpan tempat kecil.

int adalah tipe 32-bit bertanda. Tipe ini paling banyak digunakan untuk menyimpan besaran integer sederhana, karena nilainya dapat mencapai triliyunan. int sangat baik digunakan untuk pertambahan array dan pencacahan. Contoh deklarasi variabel int:

int i;

int j = 0x55aa0000;

Long

long adalah tipe 64-bit bertanda. Ada beberapa kasus dimana int tidak cukup besar untuk menampung nilai yang diinginkan. Ketika menghitung pernyataan integer dengan bilangan yang cukup besar, operasi perkalian dapat menghasilkan bilangan ribuan triliyun. Dalam kasus seperti ini, kita membutuhkan tipe long. Berikut contoh deklarasi variabel long:

long m;

long n = 0x55aa000055aa0000;

Jalannya program Java bebas menggunakan ukuran berapapun untuk variabel yang diperlukan selama tipe bersifat seperti yang didefinisikan.

Karakter (Char)

Pada Java, tipe integer terkecil adalah byte yang menyimpan besaran 8-bit yang biasa ditemukan pada variabel char di pemrograman C dan C++. Karena Java menggunakan Unicode untuk merepesentasikan karakter pada string, maka tipe char menjadi 16-bit tidak bertanda dan digunakan untuk menyimpan puluhan ribu karakter dari kumpulan karakter Unicode international. Tidak ada char negatif. Kumpulan karakter standar yang dikenal sebagai ASCII hanya meliputi rentang nilai dari 0 sampai 127 dan memiliki pengembangan kumpulan karakter 8-bit, ISO-Latin-1 dari 0 sampai 255.

Pertama kali memang terlihat sebagai pemborosan menggunakan sampai 16- bit untuk tiap karakter, karena kita telah terbiasa menggunakan huruf A sampai Z dan beberapa karakter ASCII lainnya. Tetapi untuk jangka panjang, program-program aplikasi akan lebih dihargai diluar negara berbahasa Inggris karena kemampuan ini. Unicode merupakan penyatuan lusinan kumpulan karakter termasuk Latin, Yunani, Arab, Cyrillic (Rusia), Hebrew (Israel), Katakana (Jepang), Hangul (Korea), dan lainlain. Informasi lebih lengkap tentang Unicode daapt dilihat di http://www.unicode.org dan http://www.stonehead.com/unicode.html. Berikut beberapa contoh deklarasi variabel char:

char c;

char c2 = 0xf132;

char c3 = ?a?;

char c4 = ?n?;

Meskipun char tidak digunakan sebagai integer, kita dapat mengoperasikannya sebagai integer. Berikut contoh yang kita mulai dari karakter awal dan menambahkan integer yang merepresentasikan digit yang kita inginkan:

int three = 3;

char one = ?1?;

char four = (char) (three + one);

Variabel four akhirnya berisi karakter ?4?. Perhatikan bahwa one pada pernyataan tersebut dinaikkan menjadi int, sehingga dibutuhkan cast untuk mengembalikan besaran menjadi char sebelum dimasukkan ke dalam four.

Floating-Point

Bilangan pecahan (floating-point) atau lebih dikenal sebagai bilangan riil pada bahasa pemrograman lain, digunakan pada fungsi perhitungan yang membutuhkan ketelitian pecahan. Contoh penggunaaanya seperti perhitungan yang rumit, yaitu akar kuadrat atau fungsi transendental seperti sinus dan cosinus. Java mengimplementasikan standar himpunan tipe (IEEE-754) dan operator bilangan pecahan. Terdapat 2 tipe floating point, yaitu:

Tipe Ukuran Range
float 32 bit 3.4E-038 s/d 3.4E+038
doublet 64 bit 1.7E-308 s/d 1.7E+308

Float

Dispesifikasikan dengan kata kunci float, menggunakan 32-bit untuk menyimpan nilai. Ketelitian tunggal diolah lebih cepat pada sejumlah prosesor dan hanya mengambil ruang setengahnya, tetapi akan mulai tidak teliti jika nilai yang diolah terlalu besar atau terlalu kecil. Perhitungan sederhana yang membutuhkan hanya sedikit ketelitian pecahan, misalkan perhitungan total suatu besaran, dimana kita hanya membutuhkan ketelitian sepersepuluh, dapat direperesentasikan dengan tepat, yaitu dengan float. Berikut contoh deklarasi variabel float:

float f;

float f2 = 3.14f;

Double

Dinyatakan dengan kata kunci double, menggunakan 64-bit untuk menyimpan nilai. Semua fungsi matematis transcendental, seperti sin, cos, dan sqrt, menghasilkan besaran double. Jika kita ingin menjaga ketelitian sampai banyak perulangan perhitungan atau mengolah bilangan besar, double adalah pilihan terbaik. Berikut contoh deklarasi variabel double:

double d;

double pi = 3.14159365358979323846;

Boolean

Java memiliki tipe data sederhana untuk besaran logika yang disebut boolean. Tipe ini hanya dapat memiliki 2 kemungkinan nilai, yaitu true atau false. Tipe inilah yang dikeluarkan oleh semua operator perbandingan, seperti (a < b). Boolean juga merupakan tipe yang dibutuhkan oleh semua operator pengatur alur bersyarat, seperti if, while, dan do. Berikut deklarasi variabel boolean:

boolean done = false;

Array

Array adalah kelompok variabel dengan tipe sejenis dan dinyatakan dengan nama yang sama. Dengan kata lain, array merupakan tipe khusus yang menyatukan sekelompok variabel dengan tipe yang sama.

Jika kita ingin mendeklarasikan array 12 buah integer, kita menciptakan tipe baru, yaitu ?array of int?. Contoh berikut ini menunjukkan deklarasi variabel month_days dengan tipe ?array of int?:

int month_days [];

Operator

Pada sub bab sebelumnya telah dijelaskan secara singkat mengenai operator. Operator dapat diartikan juga simbol yang biasa digunakan dalam menulis suatu pernyataan dalam bahasa pemrograman. Operator akan melakukan suatu operasi terhadap operand sesuai dengan fungsinya, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan sebagainya.

Operator di Java ada 7 macam, yaitu :

  • Operator penugasan
  • Operator matematika
  • Operator penaikan dan penurunan
  • Operator bitwise ( manipulasi bit ) tidak dibahas
  • Operator relasional
  • Operator logika Boolean
  • Operator majemuk

Operator Penugasan

Operator ini yang paling sederhana dan hanya dilambangkan dengan karakter ? = ?. Operator ini digunakan untuk menugaskan suatu nilai ke suatu variabel. Contoh:

int var = 1;

Uniknya, operator ini dapat digunakan secara berantai. Contoh:

int a,b,c;

a = b = c = 99;

Operator Matematika

Operator ini digunakan dalam ekspresi matematika. Operator matematka yang dikenal dalam Java adalah sebagai berikut:

Operator Keterangan Contoh Hasil
+ Penjumlahan 4 + 5 9
- Pengurangan 9 ? 2 7
* Perkalian 3 * 4 12
/ Pembagian 9 / 3 3
% Modulus ( sisa bagi ) 7 % 2 1

Operator matematika hanya dapat digunakan dengan operan bertipe bilangan, baik bilangan bulat maupun pecahan, serta tipe data char yang merupakan pengecualian. Tipe data char menyimpan informasi karakter dengan menggunakan bilangan yang merepresentasikan karakter tersebut. Contoh:

int x = 10;

int y = 2;

int z = x * y;

char x = ?a?;

z = x * 10;

 

Dalam Unicode, karakter ?a? direpresentasikan dengan angka desimal 97. Sehingga

: z = x * 10;

pada kondisi ini adalah sama dengan:

z = 97 * 10;

Operator Penaikan dan Penurunan

Operator ini digunakan untuk menaikkan atau menurunkan suatu nilai integer (bilangan bulat) sebanyak satu satuan dan hanya dapat digunakan pada variabel. Operator?operator tersebut adalah

Operator Keterangan
++ Penambahan dengan nilai satu
Pengurangan dengan nilai satu

Operator ini dapat ditempatkan sebelum atau sesudah variabel. Jika ditempatkan sebelum variabel, maka variabel tersebut akan dikurangi/ ditambah dengan 1 sebelum di operasikan. Sebaliknya, jika operator ini diletakkan sesudah variabel, maka variabel tersebut akan di operasikan terlebih dahulu dan kemudian di tambahkan/ dikurangi dengan 1. Contoh penggunaannya :

x = x + 1; dapat ditulis menjadi x++; atau ++x;

y = y ? 1; dapat ditulis menjadi y–; atau –y;

int x = 10;

int y , z;

y = ++x;

z = x++;

Variabel y mendapatkan nilai dari nilai x yang ditambahkan dengan 1 terlebih dahulu, sehingga nilai y adalah 11. Variabel z mendapatkan nilai dari nilai x yang belum ditambahkan dengan 1terlebih dahulu, sehingga nilai z adalah 10.

Operator Relasional

Operator ini digunakan untuk membandingkan dua buah nilai operand dan menghasilkan nilai Boolean, yaitu true atau false. Berikut ini operator relasional dalam Java:

Operator Keterangan
== Sama dengan ( membandingkan, bukan penugasan )
!= Tidak sama dengan
> Lebih besar dari
< Lebih kecil dari
>= Lebih besar dari atau sama dengan
<= Lebih kecil dari atau sama dengan

Operator ini banyak digunakan sebagai kontrol alur eksekusi program seperti dalam pernyataan if, while, do, for, dan lain-lain. Contoh penggunaan :

If(x>10)

{

x = 0;

}

Jika nilai x lebih dari 10 maka akan mengeksekusi operasi dibawahnya, yaitu nilai x menjadi 0.

Operator Logika Boolean

Operator ini hanya digunakan untuk melakukan operasi pada operand yang bertipe boolean. Berikut daftar operator logika boolean :

Operator Keterangan
& Logika AND
| Logika OR
^ Logika XOR
! Logika NOT
&& Short circuit Logika AND
|| Short circuit Logika OR
== Logika sama dengan ( membandingkan, bukan penugasan )
!= Logika tidak sama dengan

Berikut contoh penggunaan operator logika boolean :

If(x!=0 && y>=10)

{

z = 15;

}

Menggunakan short circuit AND (&&). Jika Boolean x!=0 bernilai false, maka Boolean y>=10 tidak akan dieksekusi. Jika Boolean x!=0 bernilai true, maka Boolean y>=10 dieksekusi. Jika keduanya bernilai true, maka akan mengeksekusi statement dibawahnya, yaitu memasukkan nilai 15 ke variabel z.
If(x!=0 & y>=10)

{

z = 15;

}

Menggunakan logika AND (&). Mengeksekusi semua ekspresi yang terlibat. Boolean x!=0 dan y>=10 pasti dieksekusi. Jika keduanya bernilai true, maka akan mengeksekusi statement dibawahnya, yaitu memasukkan nilai 15 ke variabel z.

Operator Majemuk

Operator ini merupakan gabungan dari operator yang telah dibahas sebelumnya dengan operator penugasan. Berikut operator majemuk pada Java yang dipelajari:

Operator Keterangan
+ = Logika AND
- = Logika OR
* = Logika XOR
/ = Logika NOT
% = Short circuit Logika AND

Berikut contoh penggunaannya:

hasil += 10; memiliki arti yang sama dengan hasil = hasil + 10;

hasil -= 20; memiliki arti yang sama dengan hasil = hasil – 20;dan seterusnya.

Contoh Program 1

class test2 {

public static void main (String args []) {

int a = 2;

int b = 1; int c = 3; a += 5; b *= 4; c += a * b; c %= 6*a; System.out.println("a = " + a); System.out.println("b = " + b); System.out.println("c = " + c); }

class test2 {

Output Program 1

a = 7

b = 4

c = 31

Written by echo  

26 November 2007 pada 05:26

Sumber: eecchhoo.wordpress.com

Kategori:Java Tutorial

serialize object to XML is easy with xstream

Oktober 25, 2009 Tinggalkan komentar

public bingung cara parsing dari object sebuah class ke XML?

sebenarnya gampang gunakan aja library yang namanya JAXB, tapi sayang penggunaannya agak ribet :D

tapi tenang, sekarang untuk parsing dari sebuah object ke file XML lebih gampang!!

gak percaya?

kalo gak percaya silahkan download aja framework yang namanya XStream dan coba rasakan kemudahannya seperti pada artikel ini :D

 

sebelumnya kita buat dulu 2 buah class yang bernama Address dan Person seperti dibawah ini :

Address :

package com.nohnit.xtream;

public class Address {

    private String street;

    private String city;

    private String country;

    private String postalCode;

    public Address() {
    }

    public String getCity() {
        return city;
    }

    public void setCity(String city) {
        this.city = city;
    }

    public String getCountry() {
        return country;
    }

    public void setCountry(String country) {
        this.country = country;
    }

    public String getPostalCode() {
        return postalCode;
    }

    public void setPostalCode(String postalCode) {
        this.postalCode = postalCode;
    }

    public String getStreet() {
        return street;
    }

    public void setStreet(String street) {
        this.street = street;
    }

    @Override
    public boolean equals(Object obj) {
        if (obj == null) {
            return false;
        }
        if (getClass() != obj.getClass()) {
            return false;
        }
        final Address other = (Address) obj;
        if ((this.street == null) ? (other.street != null) : !this.street.equals(other.street)) {
            return false;
        }
        if ((this.city == null) ? (other.city != null) : !this.city.equals(other.city)) {
            return false;
        }
        if ((this.country == null) ? (other.country != null) : !this.country.equals(other.country)) {
            return false;
        }
        if ((this.postalCode == null) ? (other.postalCode != null) : !this.postalCode.equals(other.postalCode)) {
            return false;
        }
        return true;
    }

    @Override
    public int hashCode() {
        int hash = 5;
        hash = 67 * hash + (this.street != null ? this.street.hashCode() : 0);
        hash = 67 * hash + (this.city != null ? this.city.hashCode() : 0);
        hash = 67 * hash + (this.country != null ? this.country.hashCode() : 0);
        hash = 67 * hash + (this.postalCode != null ? this.postalCode.hashCode() : 0);
        return hash;
    }
}

Person :

package com.nohnit.xtream;

public class Person {

    private int id;

    private String name;

    private Address address;

    public Person() {
    }

    public Address getAddress() {
        return address;
    }

    public void setAddress(Address address) {
        this.address = address;
    }

    public int getId() {
        return id;
    }

    public void setId(int id) {
        this.id = id;
    }

    public String getName() {
        return name;
    }

    public void setName(String name) {
        this.name = name;
    }

    @Override
    public boolean equals(Object obj) {
        if (obj == null) {
            return false;
        }
        if (getClass() != obj.getClass()) {
            return false;
        }
        final Person other = (Person) obj;
        if (this.id != other.id) {
            return false;
        }
        if ((this.name == null) ? (other.name != null) : !this.name.equals(other.name)) {
            return false;
        }
        if (this.address != other.address && (this.address == null || !this.address.equals(other.address))) {
            return false;
        }
        return true;
    }

    @Override
    public int hashCode() {
        int hash = 7;
        hash = 19 * hash + this.id;
        hash = 19 * hash + (this.name != null ? this.name.hashCode() : 0);
        hash = 19 * hash + (this.address != null ? this.address.hashCode() : 0);
        return hash;
    }
}

dan sekarang seperti inilah cara penggunaan XStream, misal kita akan mendapatkan String XML dari class Address dan Person :

package com.nohnit.xtream;

import com.thoughtworks.xstream.XStream;

public class Main {

    public static void main(String[] nohnit) {
        XStream xStream = new XStream();
        xStream.alias("address", Address.class);
        xStream.alias("person", Person.class);

        Person person = new Person();
        person.setId(1);
        person.setName("Eko Kurnaiwan Khannedy");

        Address address = new Address();
        address.setCity("Subang");
        address.setCountry("Indonesia");
        address.setPostalCode("41271");
        address.setStreet("Jl Raya Kalijati");
        person.setAddress(address);

        String hasil = xStream.toXML(person);
        System.out.println(hasil);
    }
}

dan setelah dicompile dan dijalankan, maka akan tertrace tulisan seperti dibawah ini :

  1
  Eko Kurnaiwan Khannedy
  <address>
    Jl Raya Kalijati
    Subang
    Indonesia
    41271
  </address>

bagaimana?

gampangkan? :D

Sumber: eecchhoo.wordpress.com

Kategori:Java Tutorial, XML

Menginstal JRE

Oktober 25, 2009 2 komentar

home jre ato java runtime edition merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan file-file hasil kompilasi dari bahasa java.

jre hampir mirip dengan flash  player ato quick time player ato juga sockwave player.

jadi program java tak akan bisa jalan jika dalam komputer kita tak terinstall jre, sama seperti file .swf tak akan jalan jika dikomputer kita tak terinstall flash player.

nach kali ini kita akan coba nginstall jre dari A sampe Z :D

 

pertama kali, tentunya kita download dulu jre-nya, langsung aja kunjungi ke :

http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp

image

setelah itu klik download pada Java Runtime Edition :

image

setelah itu isi sesuai dengan yang anda inginkan :

image

misal saya akan mendownload jre untuk windows, setelah itu ceklis i agree dan klik tombol continue

setelah itu akan terlihat tampilan seperti dibawah ini :

image

pilih sesuai yang diinginkan, misal saya pilih yang offline instalation, lali klik tulisan jre-windows.exe

setelah itu tunggu sampai download selesai :

image

setelah selesai proses download, saatnya sekarang kita memasuki proses instalasi :D

setelah proses download selesai, jalankan file jre yang telah di download :

image

setelah itu ikuti tahap demi tahap sampai proses instalasi selesai :

image

sampai selesai :

image

sekarang, dalam komputer kita telah terinstall jre, dan untuk mengecek apakah telah terinstall dengan benar, coba buka command promt :

image

lalu ketik java -version, maka akan terlihat seperti dibawah ini :

 image

selamat, proses instalasi selesai

:D

Sumber: eecchhoo.wordpress.com

Kategori:Java Tutorial

Pelajaran Moral Kosong Satu dari EsCeWeDotJava Media

Oktober 24, 2009 Tinggalkan komentar

Ketikkan Code berikut di notepad

//scw.java  (harus simpan dengan nama file scw.java karena kita gunakan class dengan nama scw)

public class scw {
 /**
  * @param args
  */
 public static void main(String[] args) {
  // TODO Auto-generated method stub
System.out.println(“Belajar Bahasa Java Bersama EsCeWeDotJava”);
System.out.println(“Program Java Sederhana”);
 }
}

 

Setelah selesai mengetikkan code di atas, selanjutnya buatlah file bat untuk mengcompile scw.java menjadi scw.class kemudian meRun scw.class

caranya:

Ketikkan code berikut pada notepad  kemudian save sebagai file bat, boleh dengan nama Run.bat

set classpath=.;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\lib;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_05\lib\tools.jar;
set path=C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\bin;
javac scw.java
java scw
pause

Sampai di sini anda telah membuat sebuah program java sederhana.

penjelasan:

set classpath=.;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\lib;C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_05\lib\tools.jar;
set path=C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_13\bin;

adalah perintah dos untuk melakukan setting path dan classpath java.

setelah tanda ‘=’ anda mengisinya dengan alamat direktori dan file java yang anda perlukan untuk menCompile dan meRun Java.

( javac scw.java )  tanpa tanda kurung adalah perintah dos untuk mencompile file java menjadi class java implementasinya berupa terciptanya file scw.class yang semula tidak ada.

( java scw)  tanpa tanda kurung, adalah perintah dos untuk menRun file class java.  ditulis sebagaimana contoh, tanpa extensi java maupun class dan diawali dengan kata java.

terakhir Perintah pause ini adalah perintah dos untuk menghentikan proses sementara, saya gunakan agar jika terdapat kesalahan dapat terlihat sebelum command  prompt tertutup kembali secara otomatis.

Selamat Mencoba

  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.